Bombana, Britakita.net
Usai di Lantik menjadi Bupati definitif pada 20 Februari tahun 2025 lalu Sebagai nahkoda baru Pemerintah Kabupaten Bombana, pasangan yang berakronim Berani Ir. H. Burhanuddin dan Wakil Bupati Ahmad Yani bergerak cepat melakukan berbagai langkah strategis guna mendukung kemajuan kabupaten Bombana dengan program yang bersentuhan langsung dengan masyarakat maupun di kalangan birokrasi.
Dan Tepat pada 30 Mei 2023, Burhanuddin dan Ahmad Yani telah memasuki masa kerja 100 hari. Dan dimoment itu Pemkab Bombana menggelar acara seremoni 100 Hari kerja Pemkab Bombana dibawah Kepemimpinan Burhanuddin dan Ahmad Yani di Alun-alun Mesjid Raya Bombana pada malam hari.
Bupati Bombana, Burhanuddin memaparkan 23 capaian konkret 100 Hari Kerja pertama di hadapar ribuan masyarakat Bombana yang datang menyaksikan secara langsung maupun lewat chanel YouTube Pemkab Bombana yang dikelola oleh Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Pemkab Bombana. Juga turut dihadiri oleh Forkopimda, Kepala Desa, Camat dan Perangkat Daerah lainnya.
Burhanudin menjelaskan bahwa Ekspos publik ini merupakan bentuk pertanggung jawaban dan transparansi kinerja pemerintah, sekaligus forum konsolidasi untuk memperkuat koordinasi pemerintahan yang responsif dan kolaboratif. Bupati juga menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh pihak, terutama Forkopimda, DPRD, perangkat daerah, dan para kepala desa yang disebutnya sebagai garda terdepan pelayanan masyarakat.
“Apa yang kita capai dalam 100 hari ini bukan kerja saya dan Pak Ahmad Yani saja. Tetapi ini adalah kerja-kerja tim yang saudara-saudara abdikan untuk Kabupaten Bombana,” tegas Burhanuddin.
Ia juga menyampaikan permohonan maaf atas kekurangan danmembuka diri terhadap kritik serta saran.
“Malam hari ini saya minta kepada Bapak dan Ibu sekalian menilai, jika ada hal-hal yang belum sempat kami lakukan selama 100 hari ini, kami siap mendapatkan kritik, kami siap mendapatkan saran,” ajaknya.
Berikut Capaian Kepemimpinan Burhanuddin dan Ahmad Yani di Kabupaten Bombana:
1. Penataan Kota & Kawasan: Penataan Taman Gerbang Ibu Kota, pembinaan RTH, penataan bantaran sungai di RTH Rumiah, penataan lampu taman, gerakan pasar bersih Wonohaku, penataan jalan di Pasar Taduhang Pacing, penertiban Pasar Sore Pasar Tumpah, pembersihan sistem drainase, pemasangan papan informasi garis sempadan pantai/sungai/jalan, serta perawatan dan pemasangan lampu jalan.
2. Infrastruktur & Ekonomi: Pembangunan jalan usaha tani di 12 kecamatan, pendampingan 30 pelaku usaha mikro untuk perizinan (NIB, PIR, sertifikasi halal), pengendalian inflasi melalui gerakan pasar murah di tujuh titik, dan optimalisasi Rumah Potong Hewan untuk dukungan produk halal UMKM.
3. Kesehatan & Sosial: Pemeriksaan kesehatan gratis di 22 kecamatan yang menjangkau 8.135 orang, penurunan stunting dan gizi buruk dengan pemberian nutrisi dan penanganan kasus, pemberian bantuan modal usaha Rp 5 juta per KK bagi warga tidak mampu, serta pemberian seragam sekolah, olahraga, dan pramuka sebanyak 600 piece.
4. Pendidikan & Budaya: Festival Tuamorun (Tari Kolosal, Prosesi Adatulea, Merusoi), penguatan pendidikan karakter Al-Qur’an melalui MoU dengan pondok pesantren untuk mencetak penghafal 30 Juz, penyelenggaraan turnamen olahraga antarpelajar, launching makan bergizi gratis anak sekolah, serta Safari Ramadhan dan Festival Anak Soleh-Soleh dengan 154 peserta.
5. Tata Kelola & Teknologi: Launching aplikasi “Bombana Satu Peta” untuk basis data geospasial terpadu, pemasangan internet di tiga titik blank spot (Pulau Kabaina, RSUD Tanduwale, Kecamatan Mataosu), penertiban aset daerah (kendaraan roda 4), evaluasi dan penyehatan BUMD, identifikasi lokasi TPA di Pulau Kabaena, pelaksanaan nikah massal, pembentukan Pusat Bantuan Hukum Daerah, penyusunan Raperda, serta pengukuhan pengurus Kontak Tani Nelayan Andalan.






