30.6 C
Kendari
Rabu, November 30, 2022

Dugaan Pungli, Kades Mandiodo dan PT Cinta Jaya Kompak Sebut itu Bukan Setoran tapi Sumbangan

Kendari, Britakita.net

Terkait Dugaan Pungutan Liar (Pungli) yang dilakukan Pemerintah Desa (Pemdes) Mandiodo, Kecamatan Molawe, Konawe Utara, Sultra, Kepala Desa (Kades) Mandiodo, Selamet Riyadi akhirnya buka bicara. Dimana dirinya mengaku uang yang diberikan Perusahaan Tambang diwilayahnya digunakan untuk pembangunan Duiker penanggulangan banjir diwilayah tersebut.

Hal tersebut diungkapkan Kades Madiodo saat dikonfirmasi melalui pesan singkat Whatsaap, menjelaskan laporan dugaan pungli yang dituduhkan di Kejaksaan Negeri (Kejari) hanya salah paham.

“Bukan setoran pak, uang itu digunakan untuk pembangunan Deker untuk penanggulangan banjir. Karena kami sedang kebanjiran di kantor Desa dan sebagian perumahan warga di Dusun III,” katanya.

BACA JUGA :  Bupati Cup II Konut Resmi Bergulir, Para Juara Dapat Bonus Tambahan

Selamet Riyadi juga mengatakan dalam pemumutan uang perusahaan tersebut dilakukan oleh pengurus bernama Anwar. Dimana Anwar bertugas mengumpulkan uang perusahaan yang disumbangkan untuk pembangunan Duiker penanggulangan banjir.

“Jadi saya hanya menyetujui pengumpulan sumbangan itu, dan yang mengurus itu bukan saya. Dan untuk PT Cinta Jaya, memang saat melakukan rapat untuk pembangunan Deker itu mengaku akan menyumbang Rp 2 juta untuk pembangunannya,” katanya.

BACA JUGA :  PT RMI Akui Menambang di Hutan Lindung, Pejabat Operasional PT RMI: Kami Disuruh PT Bososi

Terpisah Humas PT Cinta Jaya, Hargono yang juga dikonfirmasi mengatakan bahwa uang yang diberikan Pemdes Desa Mandiodo itu bukanlah sebuah setoran melaikan sumbangan. Dimana uang tersebut digunakan untuk pembangunan Duiker penanggulangan Banjir yang terjadi di Desa Mandiodo.

“Itu bukan setoran, tetapi sumbangan pembangunan Duiker Desa Mandiodo, yang sebelumnya terjadi banjir,” kata Sekretaris DPC Partai Nasdem Konawe Utara itu.

Laporan: Mar

Berita Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Populer

Berita Terkini

error: Content is protected !!