28.3 C
Kendari
Rabu, November 30, 2022

Dua Napi Korupsi di Lapas Klas II A Kendari Terima Remisi Idul Fitri, Terbanyak Napi Kasus Narkoba

Kendari, Britakita.net

Dua Narapidana (Napi) kasus korupsi yang menjalani masa hukuman di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II A Kendari mendapatkan remisi lebaran Idul Fitri 1443 H.

Kepala Lapas (Kalapas) Kelas II A Kendari, Abdul Samad menjelaskan, keseluruhan Napi kasus korupsi di Lapas yang dipimpinnya sebanyak 30 orang.

“Untuk Napi yang terjerat kasus korupsi 2 orang yang mendapat remisi atau potongan masa tahanan, dari total WBP sebanyak 30 orang,” ungkap Abdul Samad, Minggu, 24 April 2022.

Menurutnya, keseluruhan warga binaan pemasyarakatan (WBP) di Lapas Kelas II A Kendari yang mendapatkan remisi di momen lebaran ini sebanyak 504 orang.

BACA JUGA :  BNNP Sultra Musnahkan Sabu 1,2 Kg Pakai Mesin Insinerator 

Dari 701 WBP yang ada di lapas, terdapat 666 yang beragama muslim dan yang diusulkan mendapat remisi sebanyak 504 orang.

“Dari 666 WBP yang beragama islam yang memenuhi syarat untuk mendapatkan remisi 504 orang,” ungkap Samad.

Sementara itu, WBP terbanyak yang mendapat remisi momen lebaran ini yakni Napi yang terjerat kasus narkoba, sekitar 264 orang.

“SK remisi tersebut akan dibacakan usai melaksanakan sholat Ied. SK remisinya kita akan bacakan usai shalat Idul Fitri,” ujar Samad.

BACA JUGA :  Emosi Usai Ketahuan Jalan Bareng Wanita Selingkuhan, Suami di Konda Hajar Istri Hingga Babak Belur

Dijelaskannya, untuk jumlah remisi yang diterima bagi WBP bervariasi, ada yang satu bulan, satu setengah bulan hingga dua bulan.

“Tetapi yang terbanyak untuk potongan masa tahanannya satu bulan,” terang Samad

Ia berharap WBP yang mendapatkan remisi dapat menujukkan kelakuan yang lebih baik lagi selama menjalani masa hukuman di Lapas tersebut.

“Artinya ini kan remisi ini diberikan bagi mereka berkelakuan baik sehingga yang dapat remisi kami selaku pembina berharap mereka akan lebih baik lagi,” pungkasnya.

Laporan: Adh / Editor: Up

Berita Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Populer

Berita Terkini

error: Content is protected !!