DPRD Provinsi Tak Mampan Hentikan Aktifitas Penggusuran Lahan Warga oleh PT Merbau di Konsel

oleh -70 Dilihat
oleh
DPRD Provinsi Tak Mampan Hentikan Aktifitas Penggusuran Lahan Warga oleh PT Merbau di Konsel
Alat Berat PT Merbau yang kembali gusur lahan warga Mowila (Foto: Istimewa)

Konsel, Britakita.net

Aktifitas Penggusuran lahan warga yang dilakukan PT Merbaujaya Indahraya Group di Kecamatan Mowila tak dapat dihentikan oleh DPRD Provinsi Sulawesi Tenggara. Karena diketahui DPRD Provinsi Sultra telah melakukan Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan PT Merbau dan telah menyepakati penghentian sementara penggusuran warga, namun nyatanya PT Merbau masih melakukan penggusuran.

Hal itu disampaikan oleh salah seorang warga Desa Rakawuta Andi Masdar saat ditemui pada Sabtu (1/2/2025).

“Sudah seminggu PT Merbau kembali melakukan aktivitas penyerobotan setelah RDP yang dilakukan DPRD keesokan harinya mereka melakukan aktivitas penyerobotan kembali,” ujar Andi Masdar.

BACA JUGA :  Dugaan Rekrutmen Tak Sehat, Sosialisasi PT SMM Berujung Walk Out Warga Kiaea

Lebih lanjut, sebanyak 7 hektar tanah warga yang di serobot mulai dari desa Desa Rakawuta, Desa wuura, Toluwunoa, kecamatan Mowila. Sehingga dirinya menyayangkan pihak perusahaan yang melanggar kesepakatan RDP beberapa waktu lalu.

Dimana pihak perusahaan yang diwakili oleh Legal Standing Humas PT Merbau, Hari Hasruri menyampaikan tidak akan melakukan penyerobotan sebelum adanya kesepakatan.

“Kami sangat sayangkan sekali. Semoga pihak DPRD segera mengambil langkah tegas kepada perusahaan. Dan segera menggelar RDP kembali,” pintanya.

Dia juga mengaku, semenjak lahannya di serobot dirinya sudah tidak bisa bertani kembali. Karena lahan yang di tanami pohon merica sudah hancur ditanami kelapa sawit.

BACA JUGA :  Diduga Salah Gunakan Dana BOS Rp 1,2 Miliar, Kepsek SMA 11 Konsel Ditahan Kejaksaan

“Saya sudah tidak bisa bertani lagi. Saya sudah tidak punya tempat mencari nafkah menghidupi keluarga kami,” pungkasnya

Sementara itu, Wakil Ketua Komisi dua DPRD Sultra, Hj. Hasmawati saat dikonfirmasi mengatakan, sangat menyayangkan PT Merbau tak mengindahkan kesepakatan.

“Hasil kesepakatan seperti itu tapi rupanya PT Merbau ini tidak mengindahkan kami. Insyaallah habis reses kami akan undang kembali PT Merbau. Nanti kita liat langkah apa yang akan kami lakukan terhadap perusahaan,” tutupnya