Dalami Laporan Kasus Siswa Dipaksa Makan Sampah, Polres Buton Periksa Sejumlah Saksi

oleh
Dalami Laporan Kasus Siswa Dipaksa Makan Sampah, Polres Buton Periksa Sejumlah Saksi

Buton, Britakita.net 

Kepolisian Resor (Polres) Buton terus melakukan penyelidikan  oknum guru SD 50 Buton yang memaksa siswanya makan sampah.

Kapolres Buton, AKBP. Gunarko mengatakan, pihaknya tengah melakukan pemeriksaan beberapa saksi, baik pihak sekolah dan korban.

“Ini memang kejadian tidak pantas dan sangat disayangkan,” ungkap AKBP Gunarko saat dihubungi, Jumat, 28 Januari 2022.

Kata dia, diawal kejadian sebenarnya sudah diupayakan untuk dimediasi dan sudah memaafkan satu sama lain, namun, ada salah satu orang tua yang tidak terima.

BACA JUGA :  Akibat Miliki Busur, Pria di Kendari Diringkus Polisi 

“Kami sudah lakukan pemeriksaan dan sudah melayangkan surat panggilan kepada para saksi, satu atau dua hari ini akan diambil keterangannya,” jelasnya.

Sementara, Kasat Reskrim Polres Buton, AKP Aslim mengatakan laporan korban sudah diterima dan sudah dilakukan pemeriksaan terhadap korban serta orang tuanya.

“Tindak lanjut dengan mengirimkan surat undangan klarifikasi atau panggilan terhadap saksi-saksi,” ungkap AKP Aslim.a

Ia juga mengungkapkan, saat ini pihaknya masih melakukan proses penyelidikan. Hingga saat ini pihaknya belum menetapkan tersangka.

BACA JUGA :  Kejati Sultra Buka Panggung Kritik, Press Gathering HAKORDIA Jadi Ajang Awasi Kinerja Penegak Hukum

“Setelah penyelidikan baru kita menyimpulkan apakah kasus ini kita tingkatkan ketahap penyidikan. Sampai saat ini kita belum menetapkan tersangka,” ungkapnya.

Sebelumnya diberitakan, seorang guru SD di Desa Wining, Kecamatan Pasarwajo, Kabupaten Buton, Sulawesi Tenggara, berinisial MS diduga menghukum belasan muridnya dengan meminta makan sampah plastik.

Akibatnya, sebagian siswanya mengalami trauma dan takut untuk masuk sekolah kembali di SDN 50 Buton.

Laporan: Adh / Editor: Up