Kendari, Britakita.net
Dalam waktu kurang dari satu bulan, sebanyak 5.982 panggilan masuk ke Call Center 112 milik Pemerintah Kota Kendari. Layanan panggilan darurat yang baru diluncurkan dalam rangka Program 100 Hari Kerja Wali Kota dan Wakil Wali Kota Kendari ini langsung mendapat respon tinggi dari masyarakat.
Layanan Call Center 112 dapat diakses gratis, cukup dengan menekan 112 dari ponsel tanpa pulsa, untuk melaporkan kejadian-kejadian darurat seperti kebakaran, kecelakaan, kerusuhan, bencana alam, permintaan ambulance, serta gangguan keamanan dan ketertiban umum. Seluruh laporan akan langsung diterima oleh petugas Call Taker, dan diteruskan ke OPD teknis terkait melalui sistem dispatcher untuk ditangani secara cepat.
“Sistem ini dilengkapi fitur perekaman otomatis yang mencatat suara penelepon, nomor telepon, serta titik lokasi pelapor melalui GPS, sehingga laporan dapat diverifikasi secara akurat dan real-time oleh petugas,” kata Kadis Kominfo Kota Kendari, Sahuriyanto.
Lanjut Kadis, Berdasarkan evaluasi awal selama dua puluh hari layanan berjalan, jajaranya mencatat beberapa data penting diantaranya Jumlah total panggilan masuk sebanyak 5.982, Panggilan dalam antrean: 2.238 (Panggilan yang belum dijawab namun sudah tercatat dalam sistem sebagai notifikasikan) dan Panggilan tidak terjawab: 3.744, yang terdiri dari Panggilan valid: 2.522.
“Ada juga Panggilan tidak valid (prank/ghost call): 1.222 Didominasi oleh panggilan iseng tanpa suara atau langsung ditutup. Jumlah ini mencapai sekitar 33% dari total panggilan, dan sangat mengganggu efisiensi layanan,” paparnya.
“Namun meskipun Prank Call banyak tak menyurutkan tim untuk tetap melayani masyarakat. Dan itu bentuk antusiasme masyarakat terhadap layanan ini cukup tinggi,” katanya.
Pantauan media ini yang beberapa kali mengikuti aktifitas di Commend Center para petugas yang menerima aduan masyarakat, terlihat beberapa ASN Kominfo Kendari menerima banyak aduan dari masyarakat mulai yang serius hingga yang nyeleneh. Salah satunya telpon masyarakat yang curhat sedang banyak utang dan meminta petugas Call Center 112 untuk mencarikan solusi.





