Kendari, Britakita.net
Usai membongkar dugaan permainan pada Seleksi Mandiri Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SMMPTN) tahun 2022 lalu di Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari, Aliansi Masyarakat Indonesia Menggugat (AMIN) Sultra membuka data tentang siapa saja yang menitip pada SMMPTN kala itu. Dimana yang menitip rata-rata pejabat daerah, Aparat Penegak Hukum, Partai hingga Anggota DPRD.
Hal tersebut diungkapkan Direktur AMIN Sultra, Muh. Andriansyah Husen yang dikonfirmasi media ini, yang mejelaskan bahwa kecurangan UHO kala itu sangatlah terstruktur dan tentunya ini mencederai Pendidikan di Sulawesi Tenggara.
“Permainan Pejabat UHO saat itu sangatlah rapi, bahkan ada daftar nama-nama calon Mahasiswa SMMPTN yang akan dititip di 14 fakultas yang ada di Universitas Halu Oleo,” katanya.
Pria Akrab disapa Binggo itu membeberkan pihak-pihak yang menitip nama Calon Mahasiswa yang akan mengikuti seleksi SMMPTN diantaranya, Aparat Penegak Hukum, Pejabat Daerah, Kepala Daerah, Partai, Anggota Dewan hingga Wartawan. Dimana titipan tersebut benar-benar lulus dalam SMMPTN ditahun 2022 lalu, dan AMIN Sultra telah menelusuri nama-nama titipan tersebut benar-benar ada dan masih ada yang aktif sebagai Mahasiswa dan ada yang telah lulus dan mengikuti Wisuda.
“Data yang kami miliki berupa daftar nama calon mahasiswa, siapa yang menitip dan dititip ke Fakultas mana. Dan data ini akan kami serahkan ke APH untuk dilakukan penyelidikan. Dan jika perlu APH yang ada Namanya sebagai penitip harus diproses juga,” tegasnya.
Mantan Rektor UHO, Prof. Dr. Muhammad Zamrun Firihu yang dikonfirmasi media ini tentang dugaan permainan curang SMMPTN ditahun 2022 lalu dimasa kepemimpinannya yang bersangkutan tak merespon konfirmasi tersebut. Bahkan media ini telah melakukan konfrimasi sejak 12 April 2026 lalu hingga berita ini diterbitkan Mantan Rektor tak merespon konfirmasi tersebut.
Berikut Daftar Titipan Setiap Fakultas
1. Fakultas Kedokteran 65 Orang
2. Jurusan Keperawatan Fakultas Kedokteran 8 Orang
3. Fakultas Ekonomi dan Bisnis 51 Orang
4. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan 82 Orang
5. Fakultas Hukum 50 Orang
6. Fakultas Ilmu dan Teknologi Kebumian 35 Orang
7. Fakultas Tehnik 58 Orang
8. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik 47 Orang
9. Fakultas Ilmu Budaya 2 Orang
10. Fakultas Pertanian 8 Orang
11. Fakultas Kesehatan Masyarakat 33 Orang
12. Fakultas Farmasi 22 Orang
13. Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam 8 Orang
14. Vokasi 4 Orang






