Kendari, Britakita.net
Pengurus KONI Sultra Periode 2025-2029 akan menggandeng Inspektorat Provinsi untuk menelusuri Aset-aset KONI Sultra yang diduga hilang entah kemana. Dimana diketahui aset KONI Sultra merupakan Aset Negara yang dibeli menggunakan Anggaran Negara yang harus dipertanggungjawabkan penggunaanya.
Hal tersebut diungkapkan Ketua Harian KONI Sultra, Sofyan saat silaturahmi Pengurus KONI Sultra di Awal tahun 2026 Senin (12/1/2026). Dirinya menyebutkan bahwa setelah melakukan inventaris Aset KONI dikepemimpinan KONI yang baru sangat banyak Aset-aset KONI Sultra yang diduga hilang.
“Setelah kami data, Aset yang masih ada itu sedikit sekali. Banyak yang tidak ada, entah dia hilang atau apa. Kami akan telusuri itu karena itu Aset Negara yang penggunaanya harus jelas,” tegasnya.
Lanjut Sofyan, KONI pun akan menyurat ke Inspektorat Provinsi Sultra untuk bersama-sama mencari Aset KONI yang diduga Hilang. Dan akan mengambil langkah serius jika ada pihak-pihak yang dengan sengaja untuk menguasai Aset KONI.
“ Ini aset Negara bukan pribadi, harusnya barang-barang itu masih ada tapi nyatanya tidak ada dikantor KONI saat kami melakukan pendataan. Dan informasi yang sudah kami kumpul sangat banyak Aset KONI Sultra yang dikuasi dan dikomersilkan oleh Oknum,” tutupnya.
Informasi yang dihimpun Media ini, Aset KONI Sultra yang diduga hilang diantaranya Motor Trail, Leptop, Camera, beberap Alat Olahraga, Sofa, dan beberapa barang lainnya yang dibelanjakan oleh Dana Hibah yang berasal dari APBD Provinsi Sultra.





