Tak Tinggal Diam, SEMA–DEMA UIN Kendari Kawal Dugaan Pengrusakan dan Pengancaman oleh Oknum Alumni

oleh
oleh
Tak Tinggal Diam, SEMA–DEMA UIN Kendari Kawal Dugaan Pengrusakan dan Pengancaman oleh Oknum Alumni
Aksi tersebut digelar sebagai bentuk kepedulian mahasiswa terhadap sejumlah persoalan yang diduga melibatkan oknum alumni UIN Kendari.

Kendari, Britakita.net

Senat Mahasiswa (SEMA) bersama Tim Koordinasi Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) Universitas Islam Negeri (UIN) Kendari menggelar aksi penyampaian aspirasi pada Senin sekitar pukul 15.00 WITA.

Aksi tersebut digelar sebagai bentuk kepedulian mahasiswa terhadap sejumlah persoalan yang diduga melibatkan oknum alumni UIN Kendari. Mahasiswa mendesak pihak universitas agar memberikan perhatian serius dan memastikan adanya tindak lanjut yang jelas terhadap persoalan yang dinilai telah menimbulkan keresahan di lingkungan kampus.

Ketua SEMA-I UIN Kendari, Awal Hidayat, menegaskan bahwa mahasiswa tidak ingin persoalan tersebut berhenti tanpa adanya kejelasan dari pihak kampus.

“Kami hadir hari ini bukan untuk mencari kegaduhan, tetapi untuk memastikan bahwa setiap persoalan yang menyangkut lingkungan dan marwah institusi harus mendapatkan tindak lanjut yang jelas. Kami ingin pihak kampus menunjukkan sikap dan langkah yang transparan sesuai aturan yang berlaku,” ungkap Awal Hidayat, Selasa, 15 September 2026.

BACA JUGA :  HUT Korpri ke 54, Gubernur Sultra Kirim Doa Untuk Korban Bencana di Sumatera

Dalam aksi tersebut, massa menyampaikan sejumlah tuntutan, di antaranya mendesak pihak universitas menindaklanjuti dugaan pengrusakan fasilitas, dugaan pembakaran gedung rektorat, serta dugaan pengancaman yang dikaitkan dengan oknum alumni.

Mahasiswa juga menyoroti sejumlah aktivitas dan pernyataan di media sosial yang dinilai telah menimbulkan kegaduhan. SEMA dan Tim Koordinasi DEMA meminta pihak universitas mengambil langkah secara objektif dengan tetap mengedepankan mekanisme serta ketentuan yang berlaku.

Awal Hidayat mengatakan, pengawalan terhadap persoalan tersebut akan terus dilakukan sampai terdapat kejelasan mengenai langkah yang akan diambil pihak universitas.

“Kami akan terus mengawal proses ini. Apa yang kami tuntut adalah kejelasan, transparansi, dan penyelesaian yang sesuai dengan ketentuan. Jangan sampai persoalan ini dibiarkan berlarut-larut tanpa ada kepastian,” tegasnya.

Dalam aksi tersebut, massa diterima dan ditemui oleh Ketua Senat Dosen UIN Kendari. Dalam pertemuan itu, pihak senat menyampaikan bahwa aspirasi mahasiswa akan ditanggapi dan ditindaklanjuti sesuai kewenangan serta ketentuan yang berlaku.

BACA JUGA :  Antisipasi Aktifitas Pembangan Illegal Subdit Tipidter Polda Sultra, Intens Lakukan Patroli

Pihak senat juga menyampaikan kesiapan untuk memproses dan menindaklanjuti aspirasi mahasiswa pada Rabu mendatang.

Menanggapi komitmen tersebut, Awal Hidayat berharap janji tindak lanjut dari pihak universitas benar-benar diwujudkan melalui proses yang transparan dan objektif.

“Kami menghargai adanya komitmen untuk menindaklanjuti aspirasi mahasiswa. Tetapi tentu kami akan melihat bagaimana proses tersebut berjalan. Kami berharap ada langkah konkret dan penyelesaian yang dapat memberikan kepastian bagi seluruh civitas akademika,” katanya.

SEMA bersama Tim Koordinasi DEMA UIN Kendari menegaskan bahwa penyampaian aspirasi tersebut merupakan bagian dari fungsi kontrol mahasiswa dalam mendorong terciptanya lingkungan akademik yang aman, tertib, dan berintegritas.

Mahasiswa juga menegaskan bahwa seluruh dugaan yang disampaikan dalam aksi tetap harus diproses berdasarkan fakta, bukti, serta mekanisme yang berlaku sehingga tidak menimbulkan kesimpulan sepihak terhadap pihak mana pun.