Siswi SMAN 4 Kendari Ditampar Berulang Kali Kakak Kelasnya, Pihak Sekolah Bungkam

waktu baca 2 menit
Rabu, 23 Nov 2022 22:59 0 109 redaksi

Kendari, Britakita.net

Kasus Bullying di Lingkungan Sekolah seharusnya tidak terjadi adanya pengawasan Guru, namun SMA Negeri 4 Kendari merupakan salah satu Sekolah Favorit di Kota Kendari yang seharusnya menjadi percontohan malah terjadi di salah satu Sekolah Unggulan Kota Kendari. Dimana ARP (14) tahun menjadi korban, yang ditampar oleh Kakak Kelasnya saat acara Diklat Kelompok Kerja Sekolah (K2S), Minggu (20/11/22).

Hal tersebut disampaikan Jesica (25) yang merupakan Kaka Korban yang mejelaskan bahwa kronologis kejadian penganiayaan bermula saat korban tengah mengikuti Diklat K2S pekan lalu.

“Jadi adik saya saat mengikuti kegiatan ini , mendapat perlakuan kekerasan oleh kakak kelasnya di panitia kegiatan. Adik saya ditampar kurang lebih 4 orang, yang adik saya tidak mengenali orang itu karena matanya sengaja ditutup,”jelasnya.

Lanjut, Jesica saat korban dijemput pulang usai mengikuti kegiatan Diklat K2S itu. Pipi korban sudah bengkak, ia sengaja menutupinya mengunakan rambut dan tidak mau berbicara.

“Awalnya adikku tidak mau berbicara karena takut sudah di ancam untuk tidak angkat bicara, tetapi kami paksa dia untuk bicara yang jujur, setelah dia jujur kami langsung bawa untuk visum dan buat laporan Polisi.”Pungkasnya.

“ Dan Harapannya, saya meminta pihak sekolah untuk tidak menganggap biasa kejadian ini dan menindak pelaku secara adil. Supaya kejadian seperti ini tidak berulang,” katanya.

Bullying itu juga dibenarkan oleh Ketua OSIS SMAN 4 Kendari, Ferdi mengatakan peristiwa ini terjadi ketika pihaknya mengadakan Diklat K2S.

“Ye, betul itu soal kasus penganiyaan, tapi waktu itu saya tidak di tempat kejadian, cuman saya  dapat kabar dan sudah lihat mi juga videonya” Kata Ferdinan.

Namun yang disayangkan Pihak Sekolah memilih bungkam dengan ada kasus tersebut, bahkan Guru Bimbingan Konseling (BK) SMAN 4 Kendari yang ditemui tidak mau berkomentar tentang vidio Bullying oleh Siswa dan Siswinya. Bahkan Guru BP tersebut mengarahkan Jurnalis media ini menemui Bagian Kesiswaan namun orang yang dimaksud tidak berada disekolah

“Saya no coment yah, bukan bidang kami ada bagian Kesiswaan, kami hanya Guru BK. Apakah di Sekekolah ini kejadiannya, kami no coment,” ujarnya tanpa menyebut namanya.

Laporan: Rahim

 

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *




error: Content is protected !!