Kendari, Britakita.id
Sembilan Pemancing harus diselamatkan tim Basarnas Kendari Minggu (24/2) pukul 16.05 di Pulau Hari Kabupaten Konawe Selatan. Dimana penyelamatan yang dilakukan Basarnas Kendari dilakukan karena Kapal yang ditumpangi Nelayan tersebut mengalami mati mesin.
Penyelamatan tersebut dibenarkan Kepala Basarnas Kendari Djunaedi melalui Humas Basarnas Kendari, Wahyudi, yang menjelaskam kronologi kejadian bermula dari laporan salah seorang Nelayan yaitu Akbar.
“Kami menerima laporan dari Akbar salah seorang penumpang, pukul 12.54 wita. Bahwa kapal yang ditumpanginya bersama rekannya Kapal KM Nelayan GT 5 dengan Kapal berwarna putih sejak pukul 7.00 wita,” tuturnya.
Lanjut pria berkacamata itu menjelaskan bahwa Kapal tersebut memiliki rute Kendari – Pulau Saponda Kabupaten Konawe yang berangat Sabtu (23/2/19). Dan berangkat pada pukul 16.00 dan tiba sampai tujuan 18.00 wita.
” Jadi mereka mau pergi mancing, di Saponda Kabupaten Konawe,” ujarnya.
Baca juga: 12 Jam Tersesat Di Hutan, Puluhan Siswa SMP Dievakuasi Basarnas Kendari
Pria tiga anak itu juga mengatakan bahwa kurang lebih lima menit menerima kabar tentang kapal yang mati mesin. Pihaknya langsung menyusuri lokasi Kapal yang sedang mati mesin dan kurang lebih empat jam melalukan pencarian berhasil menemukan Kapal tersebut yang sedang terombang ambing.
“Tepat pukul 16.05 tim rescue yang menggubakan satu unit RIB berhasil mememukannya. Dan setelah itu kami melakukan evakuasi terhadap para nelayan,” tutupnya.
Berikut nama- nama Nelayan yang terombang-ambing di Lautan Saponda:
1. Irsan/laki/32thn/nakhoda
2. Linggar/laki/24thn/abk
3. Rian/laki/18thn/abk
4. Ade/laki/40thn/abk
5. Akbar/laki/45thn/penumpang
6. Rifky/laki/25thn/penumpang
7. Dani/laki/28thn/penumpang
8. Ipul/laki/25thn/penumpang
9. Ashar/laki/38thn/penumpang
Laporan: Yusri





