25.6 C
Kendari
Minggu, Desember 4, 2022

Puluhan Wartawan di Sultra Ikut Orientasi PWI

Kendari, Britakita.net

Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sulawesi Tenggara (Sultra) menggelar Orientasi Keorganisasian Wartawan bertema ‘Membentuk Karekater Wartawan yang Berintegritas’.

Orientasi ini digelar di salah satu hotel di Kendari, Sabtu 32 Juli 2022, dan diikuti 46 wartawan dari berbagai media baik cetak maupun elektronik dan daring yang terbit di Sultra.

Ketua Panitia, Sumarlin menyebutkan, dalam orientasi, peserta akan menerima sejumlah materi. Pada sesi pertama, materi Sejarah dan Pengenalan Organisasi PWI dibawakan Wakil Ketua Bidang Organisasi PWI Sultra H. Ato Riadi.

Materi kedua, Peraturan Dasar dan Peraturan Rumah Tangga (PD/PRT) PWI dibawakan Wakil Ketua Bidang Advokasi PWI Sultra Umar Marhum. Pada sesi ketiga, peserta menerima materi mengenai Kode Etik Jurnalistik yang dibawakan oleh Ketua Dewan Kehormatan PWI Sultra Rudi Iskandar.

BACA JUGA :  Bahas Persiapan Porprov 2022, IMI Sultra Gelar Rakornis dan Rakorprov

Selanjutnya pada sesi terakhir akan dipaparkan materi UU Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers yang dibawakan oleh Sekretaris PWI Sultra Mahdar Tayong.

“Ini bagian untuk memperkenalkan PWI kepada teman-teman wartawan dan juga memperkenalkan agar teman-teman menjadi wartawan profesional,” ucap Sumarlin.

Sementara itu, Ketua PWI Sultra Sarjono mengatakan, orientasi ini merupakan salah satu tahapan untuk menjadi anggota PWI, akan tetapi belum sepenuhnya di katakan anggota PWI jika sudah menyelesaikan mengikuti orientasi tersebut.

BACA JUGA :  Bahaya Narkoba Bagi Kesehatan, BNN Kendari Bina Tim IBM di Kelurahan Punggaloba

“Orientasi ini merupakan tahapan rekrutmen menjadi anggota PWI. Namun bukan sebuah kepastian bahwa mengikuti orientasi dapat serta-merta menjadi anggota PWI,” kata Sarjono.

Sarjono berharap, 46 wartawan yang mengikuti orientasi jangan hanya sekedar ikut-ikutan, tetapi harus dilandasi pemikiran, kesadaran, serta kemauan untuk menjadi wartawan profesional agar informasi yang disajikan untuk masyarakat memang betut-betul aktual dan dipercaya kebenarannya.

“Menjadi wartawan adalah untuk menciptakan kebaikan-kebaikan. Menulis berita tidak didasarkan kebencian, kepentingan orang per orang, kelompok, atau golongan. Tetapi, pengabdian kita kepada publik untuk menghadirkan informasi-informasi yang mencerahkan, mengedukasi, serta sosial kontrol yang profesional,” harapnya.

Laporan : Rizal Saputra

Berita Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Populer

Berita Terkini

error: Content is protected !!