Bombana, Britakita.net
Dewan Pengurus Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Sulawesi Tenggara (Sultra), menetapkan Ketua terpilih Muhammad Amsar sebagai Ketua Umum (Ketum) terpilih periode 2021 -2024 dalam Musyawarah Daerah (Musda) XV, Rabu, 13 Oktober 2021.
Penetapan tersebut sesuai dengan Surat Keputusan (SK) Nomor : Kep./DPD.KNPI/XV/2021, yang ditandatangani oleh Ketua DPP KNPI, Haris Pertama.
Muh Amsar mengatakan, penetapan ketua ini bukan semata untuk mengugurkan kewajiban dalam setiap proses Musda, akan tetapi merupakan tugas yang harus dijalankan sebab kepercayaan ini adalah tanggung jawab besar.
Kata Amsar, pemuda sakarang harus aktif mengambil peran, tampil dan saling berkolaborasi dalam setiap angenda kepemudaan.
“Pemuda Sutra harus melepas belenggu yang sifatnya negatif, artinya kita jangan berdiam diri, jangan mudah terprovokasi, ikuti apa kata senior- senior kita sejatinya itulah alur yang benar,” kata Amsar.
Ia juga menambahkan, pemuda harus berada pada garda terdepan dalam menyelesaikan semua masalah yang ada, khususnya lingkup Sulawesi Tenggara.
“Kita tidak boleh lemah, kita harus kuat bersatu, solid dan kompak dalam berbagai hal ini semua untuk kemajuan DPD KNPI Sultra,” ujarnya.
Terakhir, ia mengucapkan terima kasih kepada para senior, Ketum Pusat Haris Pertama yang menyempatkan waktunya datang Bumi Anoa untuk mengikuti proses musda.
“Saya mengucapkan banyak terima kasih kepada senior-senior yang telah mendukung dan mempercayakan saya untuk memimpin DPD KNPI Sultra dalam lima tahun ke depan,” urainya
Sementara itu, Dewan Pengurus Pusat KNPI, Amin Ngabalin mengatakan mekanisme pemilihan KNPI yang benar sebab ini merupakan hasil kongres Bogor .
Menunjuk Haris Pertama sebagai Ketua KNPI, sehingga mekanisme Musda KNPI yang benar dari hasil pleno tersebut menetapkan Muh Amsar sebagai ketua .
“Jangan hanya asal menggunakan baju KNPI tapi tidak tau seperti apa itu KNPI, jadi kalau mau bicara Musda yang sesuai aturan organisasi yang benar,ini sudah sesuai mekanisme yang ada,” kata Amin Ngabalin.
Amin Ngbalin juga menjelaskan jika merujuk pada hasil kongres Bogor yang beberapa tahun lalu, KNPI yang benar berada di bawah komando Ketum, Haris Pertama.
“Jadi jika ada yang mengatasnamakan KNPI yang lain itu tidak sesuai mekanisme dan tidak benar,” tagas Amin Ngabalin.
Laporan : Fendi/Editor: Komar






