Masih Manual, KONI Pusat Dorong Shorinji Kempo Terapkan Penjurian Digital

oleh
oleh
Masih Manual, KONI Pusat Dorong Shorinji Kempo Terapkan Penjurian Digital

Kudus, Britakita.net

Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat  mendorong penjurian pertandingan Cabang Olahraga Shorinji Kempo  menerapkan digitalisasi untuk memenuhi

rasa keadilan, obyektifitas hasil pertandingan dan keselamatan atlet.

Hal tersebut disampaikan Ketua Umum KONI Pusat Letjen TNI  (Purn) Marciano Norman pada forum konferensi pers di Media Centre PON Bela Diri II 2025 GOR Djarum Foundation di Kudus, Jawa Tengah, Selasa (20/10).

“Untuk saat ini penjurian pertandingan cabang olahraga bela diri terbaik dan aman  adalah Taekwondo. Taekwondo sudah digitalisasi. Kita kan harus berbenah kearah yang lebih baik,” kata Ketua Umum KONI Pusat.

BACA JUGA :  Tahun Ajaran Perdana, 120 Mahasiswa Politeknik Tridaya Virtu Morosi Mulai Kuliah

Oleh karena itu, ke depan diharapkan penjurian  Shorinji Kempo, Tarung Derajat dan cabor lainnya menerapkan digitalisasi.

Penerapan digitalisasi menjamin rasa keadilan, obyektifitas hasil pertandingan dan keselamatan atlet.

Apa lagi, kalau cabang olahraga tersebut bercita-cita masuk Olimpiade maka tidak ada pilihan, kecuali bertransformasi di era digital.

“Kalau masih terus menggunakan penilaian manual berarti mempertahankan ketertinggalan di era modernisasi, padahal olahraga juga perlu transformasi,” ujar Marciano.

BACA JUGA :  Ikut KPPD Lemhannas RI 2025, Walikota Kendari Siap Perkuat Kepemimpinan dan Pelayanan Publik

Hal senada dikatakan Wakil Ketua Umum I KONI Pusat Mayjen TNI (Purn) Suwarno mengajak cabang olahraga Shorinji Kempo, Tarung Derajat dan lainnya untuk berubah.

“Kami selalu terlibat diskusi di lapangan maupun forum tertentu yang pada prinsipnya untuk perubahan lebih baik di masa mendatang,” kata Suwarno

Banyak hal yang perlu dikoreksi dari sistem pertandingan maupun penjurian yang kira-kira memenuhi rasa keadilan.

Ia memberi contoh penentuan pemenang melalui perpanjangan waktu dengan konsep siapa yang mencetak poin lebih dulu maka itulah pemenang.