Surabaya, Britakita.net
Komitmen terhadap kebersihan lingkungan dan tata kelola sampah yang berkelanjutan di Kabupaten Tuban kini memasuki babak baru. Balai Penataan Bangunan, Prasarana dan Kawasan (BPBPK) Jawa Timur secara resmi menyelenggarakan Kick Off Meeting Pendampingan Pembentukan/Penguatan Organisasi Tata Kelola Layanan Pengumpulan Sampah Secara Terpilah Tingkat Kelurahan/Desa.
Program strategis ini merupakan bagian dari pelaksanaan Improvement of Solid Waste Management to Support Regional and Metropolitan Cities Program (ISWMP). Kegiatan ini menjadi langkah awal krusial untuk menyamakan persepsi, memperkuat koordinasi, serta membangun sinergi yang solid antara pemerintah, tim pendamping, dan para pemangku kepentingan lokal.
Fokus Utama Pendampingan ISWMP di Tuban , Cakupan Wilayah Menyasar 26 lokasi yang tersebar di 7 kecamatan, yang terdiri dari 2 kelurahan dan 24 desa.
• Penguatan Hulu ke Hilir: Berfokus pada perbaikan perencanaan teknis dan tata kelola sampah secara menyeluruh, mulai dari pembentukan organisasi pengelola di tingkat desa/kelurahan hingga optimalisasi layanan pengumpulan sampah terpilah.
• Keberlanjutan Program: Mencakup sistem monitoring dan evaluasi yang terstruktur untuk memastikan program berjalan jangka panjang.
“Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi percontohan dan pembelajaran bagi daerah lain, serta turut mengurangi timbulan sampah di Kabupaten Tuban secara signifikan,” ujar Arwin Mustofa, ST. dari Dinas Lingkungan Hidup dan Perhubungan Kabupaten Tuban,( 29/7/2026 ).
Pernyataan tersebut menegaskan optimisme pemerintah daerah bahwa sinergi yang terbangun melalui program ISWMP akan memberikan dampak nyata bagi kelestarian lingkungan di tingkat akar rumput
Agenda Strategis dan Komitmen Bersama
Dalam rangkaian Kick Off Meeting tersebut, para peserta mendapatkan pemaparan mendalam mengenai:
1. Konteks program ISWMP dan arah kebijakan strategis.
2. Rencana kerja serta metodologi pendampingan yang aplikatif.
3. Pembagian peran dan tanggung jawab yang jelas bagi setiap stakeholder.
Rencana tindak lanjut, sesi diskusi interaktif, serta penandatanganan komitmen bersama sebagai landasan kuat untuk pelaksanaan tahapan kegiatan berikutnya.
Melalui sinergi yang terbangun dalam pertemuan ini, seluruh pihak optimis Kabupaten Tuban mampu mewujudkan tata kelola persampahan yang lebih mandiri, terpadu, dan berdaya saing dari tingkat desa.






