Bombana, Britakita.net
Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Bombana dalam mengantisipasi sengketa pendaftaran Bakal calon bupati dan wakil Bupati Bombana gelar Sosialisasi.
Sosialisasi tersebut dibuka secara resmi oleh Ketua KPUD Kabupaten Bombana Hasdin Nompo dan turut dihadiri Ketua BAWASLU, Kodim 1431Bombana / para Kepala OPD Lingkup Pemda Bombana, perwakilan partai politik, lembaga swadaya masyarakat, Mahasiswa, tokoh agama undangan lainnya.
Dalam sambutanya Ketua KPUD Kabupaten Bombana, Hasdin Nompo menyampaikan bahwa menjelang pendaftaran bakal calon Bulan Agustus nanti terus mematanpkan persiapan guna mencegah terjadi sengketa pendaftaran Bakal calon Bupati dan Bakal calon wakil Bupati Bombana pada pemilihan kepala daerah tahun 2024 ini.
Persiapan itu di buktikan dengan dengan berbagai kegiatan menjelang pendaftaran calon maupun calon wakil Bupati Bombana. Tersegeranya pesta demokrasi tersebut tentunya KPUD Bombana membutuhkan dukungan dari stakeholder di luar penyelenggara pemilu, yakni Pemerintah Daerah, jajaran Kepolisian dan TNI, lembaga swadaya,Tokoh lintas agama Pemerintah Desa serta masyarakat.
“Untuk itulah kegiatan seperti ini perlu dilaksanakan dan diharapkan mampu memberikan pemahaman serta meningkatkan koordinasi antara berbagai unsur yang terlibat sehingga penyelenggaraan pemilu berjalan dengan tertib dan lancar,” ucapnya.
Menurutnya saat ini Ada beberapa hal krusial yang perlu di perhatikan terkait kesiapan pemilu, yakni jadwal tahapan pemilu, kenetralan ASN, data penduduk pemilih, kampanye, tata cara pemungutan dan penghitungan suara.
Mantan Ketua Bawaslu kabupaten Bombana tersebut juga mengungkapkan bahwa sebagai upaya untuk menjamin agar pemilu dapat berjalan dengan baik, maka peran aktif tokoh masyarakat, tokoh agama serta aparat keamanan sangat diharapkan dan seluruh masyarakat Kabupaten Bombana , termasuk di dalamnya ASN.
“Khususnya para Aparatur Sipil Negara, kami berharap agar arif dan bijak dalam bersikap,” pungkasnya
Sementara itu, di hadapan peserta sosialisasi yang hadir Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Bombana, Muh. Irpan, di hadapan peserta sosialisasi yang di hadiri langsung Perwakilan Polres Bombana Perwakilan Dandim Pasi Intel Dim 1431/Bombana Kapten Inf Bahar, serta perwakilan Kejaksaan Bombana, Kasidatun Wisnu Haerapa pimpinan partai politik, pimpinan organisasi masyarakat, tokoh pemuda, dan insan pers memastikan pelaksanaan teknis terkait dengan pencalonan yang dilakukan oleh teman-teman KPU Kabupaten Bombana sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Kemudian memastikan informasi pencalonan baik persyaratan maupun syarat calon bupati dan wakil bupati itu tersampaikan secara luas dan menyeluruh kepada partai politik sebagai pengusung bakal calon anggota atau bakal calon bupati dan wakil bupati.
Dia kesempatan tersebut Irfan sapaan akrab meminta partai politik untuk terus memantau terus mengikuti hal-hal teknis yang kemudian diatur dalam peraturan KPU terkait dengan pencalonan agar nantinya proses ke depan ini tidak berujung pada sengketa.
“Program sosialisasi ini Akan terus di oleh teman teman KPU dan Bawaslu mengingat hal ini penting ini penting bagi kita semua terkait dengan hal-hal teknis yang disampaikan oleh teman-teman KPU,” ujarnya
Lebih lanjut ketua KPUD kabupaten Bombana Hasdin mengatakan bahwa kegiatan sosialisasi ini penting dan seharusnya kalau sudah ada calon lebih baik, tetapi karena belum ada, kami hanya undang Parpol sebagai pengusun.
“Seharusnya pada tanggal 24-26 Agustus 2024 harus sudah ada Calon, karena tanggal 27-29 agustus 2024 KPU sudah menerima calon yang di tetapkan,” tutup Hasdin






