Gantikan ADP, Sulkarnain Resmi Jadi Walikota Kendari

oleh
oleh
Gantikan ADP, Sulkarnain Resmi Jadi Walikota Kendari

Kendari, Britakita.id

Sulkarnain Kadir kini resmi menjabat sebagai Walikota Kendari setelah dilantik oleh Gubernur Sultra Ali Mazi Selasa 22 Januari. Dimana sebelumnya kader PKS itu hanya menjabat Pelaksana Tugas (Plt) Walikota Kendari kurang lebih 10 bulan terhitung dari Maret 2018, setelah ditinggal Adriatma Dwi Putra (ADP) mantan Walikota Kendari karena terjaring operasi Tangkap Tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi beberapa waktu yang lalu.

Dengan demikian tugas dan tanggung jawab dalam melaksanakan roda pemerintahan dilingkup Kota Lulo bertambah. Sehingga dukungan positif semua pihak akan lebih baik untuk kemajaun Kota Kendari.

BACA JUGA :  Pekan Depan Oknum Satpol PP Aniyaya ASN, Dilimpahkan ke Kejaksaan

Gubernur Sultra Ali Mazi yang didampingi Wakilnya Lukman Abunawas mengatakan, atas nama masyarakat dan Pemerintah Provinsi mengucapkan selamat atas pelantikan Sulkarnain sebagai Wali Kota Kendari. “Kami merasa bahagia dan bangga karena saudara kami, kiniĀ  menjadi pimpinan baru dan semangat baru untuk Kota Kendari ini. Dan kami yakin pasti mampu menjalankan roda pemerintahan ini dengan baik,” kata Gubernur yang disambut dengan gemuruh tepuk tangan tamu undangan pelantikan Wali Kota Kendari.

Sebagai hasil pilihan rakyat dan telah dikukuhkan kembali dengan mandat yang baru selaku Wali Kota Kendari Definitif. “Kami berharap saudara harus mampu menjawab kepercayaan ini dengan kerja keras, komitmen, dan dedikasi yang utuh, membangun Kota Kendari serta ekonomi masyarakat sesuai dengan janji kampanyenya,” tegas Gubernur.

BACA JUGA :  Geledah Isi Daster Anak SMA, Pria Asal Kabaena di Ciduk Petugas

Dirinya mengajak semua pihak memberikan semangat dan dukungan, agar Pemerintah Kota Kendari yang dibawah kepemimpinan Sulkarnain mampu menjalankan program program pembangun untuk kesejahteraan masyarakat, khususnya Kota Kendari. “Kota Kendari sebagai Ibu Kota Provinsi Sultra, sehingga ini membutuhkan perhatian khusus untuk mengembangkannya,” tutup Ali Mazi. (dam/bk)