25.5 C
Kendari
Minggu, Desember 4, 2022

Dugaan Korupsi Pengadaan Bibit, Kejati Didesak Periksa Kadis Perkebunan Sultra

Kendari, Britakita.net

Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sultra didesak untuk melakukan pemeriksaan terhadap Kepala Dinas (Kadis) Perkebunan dan Holtikultura Sultra, Haruna.

Desakkan itu diungkapkan aliansi pemerhati korupsi (APK) Sultra, Muhammad Baidar Maulid saat ditemui, Selasa (6/9). Kata dia, pengadaan bibit yang melekat pada Dinas Perkebunan Sultra tahun 2021 terindikasi adanya kerugian negara.

“Olehnya itu, kami mendesak aparat penegah hukum (APH) dalam hal ini Kejati dan Polda Sultra untuk memanggil dan memeriksa Kadis Perkebunan selaku kuasa pengguna anggaran (KPA),” tegasnya.

Pasalnya, jelas dia, berdasarkan temuan di lapangan atas pengadaan yang bibit yang ada di Kabupaten Kolaka, Kolaka Timur (Koltim) dan Kabupaten Kolaka Utara (Kolut) tidak sesuai. Baik itu jumlah yang seharusnya diadakan, maupun bibit yang tidak mendapatkan sertifikasi.

BACA JUGA :  Ngaku Wakil Ketua DPC Gerindra Muna, Kaharuddin Jalil di Kecam

“Indikasi dugaan korupsinya itu mulai dari jumlah yang tidak sesuai dari yang sudah ditentukkan hingga pengadaan bibitnya itu tidak sesuai dengan bestek yang diadakan,” jelasnya.

Lelaki yang berprofesi sebagai advokat di Kota Kendari ini mengungkapkan, berdasarkan informasi yang didapatkan, tim auditor dari Inspektorat Sultra telah melakukan audit investigasi atas adanya dugaan korupsi pengadaan bibit tersebut.
Bahkan, sambung dia, dari hasil audit tersebut, ditemukan adanya kerugian negara sebesar Rp1 miliar lebih.

BACA JUGA :  Vidio Dirut Bank Sultra Sawer Penonton Viral di Medsos

“Kemarin juga pihak Inspektorat Sultra sudah melakukan audit atas pengadaan bibit itu dan ada temuan kerugian negara,” ungkapnya.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasipenkum) Kejati Sultra, Dody SH mengungkapkan jika pihaknya telah menerima aduan atas dugaan korupsi pengadaan bibit di Dinas Perkebunan dan Holtikultura Sultra.

Kata dia, saat ini pihaknya telah melakukan penyelidikkan atas dugaan korupsi tersebut.

“Iya, laporannya itu ada. Saat ini kita segera menindaklanjuti aduan tersebut,” ucapnya.

Laporan: Mar

Berita Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Populer

Berita Terkini

error: Content is protected !!