Diduga Jadi Biang Kerok Investasi Bodong, Kadis Perikanan Konkep Akan Diadukan Polisi

oleh
oleh
Diduga Jadi Biang Kerok Investasi Bodong, Kadis Perikanan Konkep Akan Diadukan Polisi

Kendari, Britakita.net

Nama Kepala Dinas (Kadis) Perikanan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Konawe Kepulauan (Konkep) Inisial IL disebut-sebut saat beberapa masyarakat Konkep tertipu dengan Aplikasi Investasi Bodong bernama Next 15. Puluhan masyarakat Konkep terpaksa harus merugi karena telah berinvestasi hingga puluhan juta rupiah yang akhirnya uang tersebut hilang akibat Aplikasi Bodong tersebut.

Tertipunya masyarakat dengan Aplikasi Bodong atas ajakan Oknum Kadis Inisial IL diceritakan oleh Awaluddin (33) warga Desa Bobolio, Kecamatan Wawonii Selatan saat dikonfirmasi media ini dirinya tertarik dengan Investasi Aplikasi Next 15 karena masihnya promosi aplikasi oleh Oknum Kadis.

“Banyak yang tertarik ketika ada acara Kegiatan Amal yang dilakukan Next 15 yang diikuti oleh beberapa pejabat di Konkep. Kami pun sangat tertarik karena yang ikut dalam aplikasi itu orang-orang penting semua,” katanya.

BACA JUGA :  Lagi dan Lagi, PT. GKP Serta Warga Giat Bersih Pantai

Lanjut Awal, dirinya bersama rekan-rekannya rela menjual barang, hewan ternak hingga mengutang agar bisa bergagung dalam Investasi Next 15. Dan dirinya pun terpaksa menjual sapinya dua ekor, yang hasil penjualan hewan ternaknya akan diinvestasikan di Aplikasi tersebut.

“Jadi kalau mau gabung harus kita mendeposikan uang diaplikasi itu, mulai dari ratusan ribu, jutaan, puluhan juta bahkan ratusan juta. Dan hasil deposit itu hasilnya dapat ditarik setiap bulannya dan rencana hasil deposit pertama saya mau belikan kembali sapi karena modal awal saya jual sapi,” kata Awal.

Tak ragu dengan Aplikasi Bodong itu, Awal pun juga menginvestasikan istrinya ke Aplikasi Spam itu, namun nyatanya hasilnya diluar ekspektasinya. Karena Aplikasi Next 15 yang dipromosikan sangat masif itu ternyata hanyalah Aplikasi Investasi Bodong.

BACA JUGA :  Membantah Tudingan IMP Sultra, Begini Penjelasan Lengkap Humas PT. GKP

“Kalau begini kemana harus kami mengadu, dan  pihak yang mempromosikan Aplikasi itu harus bertanggungjawab karena hal ini akan kami bawah keranah hukum. Oknum Kadis Perikanan akan kami laporkan ke Pihak Kepolisian, Saya sudah siapkan beberapa bukti ini, dan saya juga meminta kepada masyarakat yang merasa Tertipu agar dapat bersama-sama untuk melaporkan Kadis Perikanan,” pukasnya.

Oknum Kepala Dinas Perikanan, yang dikonfirmasi media ini tentang namanya disebut-sebut sebagai biang kerok dalam Aplikasi Investasi Bodong tak merespon konfirmasi tersebut. Bahkan Kadis yang dikonfirmasi mulai hari Selasa (8/7/2025) hingga berita ini diterbitkan tak merespon konfirmasi media ini.