23.8 C
Kendari
Sabtu, Desember 3, 2022

Berkas Diserahkan ke Jaksa, Oknum Guru Besar UHO Belum Ditahan Alasan Berobat Jalan

Kendari, Britakita.net

Penyidik Unit VI/PPA Sat Reskrim Kepolisian Resor Kota (Polresta) Kendari melimpahkan berkas tersangka kasus pelecehan seksual yang menjerat oknum Guru Besar Profesor B ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Kendari.

“Kita sudah lakukan penyidikan, kita juga sudah lakukan pemberkasan. Berkas perkaranya sudah dikirim untuk diteliti oleh Jaksa Penuntut Umum,” ungkap Kasat Reskrim Polresta Kendari, AKP Fitrayadi, Selasa, 6 September 2022.

Namun dalam pelimpahan tersebut, polisi belum dapat melakukan penahanan terhadap Oknum Guru Besar UHO, yang ditetapkan tersangka dalam kasus pelecehan mahasiswi Universitas Halu Oleo (UHO).

BACA JUGA :  Bantu Korban Kebakaran di Bungkutoko, DPC Gerindra Kendari Salurkan Paket Sembako 

“Terkait tidak dilakukan penahanan, masalah penahanan itukan subjektivitas penyidik, tersangka dalam penilaian kami tidak mungkin melarikan diri,” ucapnya.

Setelah ditetapkan tersangka, penyidik mendapatkan kondisi Prof B dalam kondisi tak sehat, sehingga penindakan berupa penahanan tidak dilakukan.

“Lebih penting lagi tersangka prof B ini, berdasarkan keterangan dokter yang bersangkutan ini sakit dan berobat jalan,” jelasnya.

Selain itu, terdapat keluarga tersangka yang menjaminkan Prof B. Sehingga polisi mengabulkan permohonan pengajuan penahanan terhadap tersangka.

BACA JUGA :  Perusak Apotek di Puwatu Dibekuk Polisi Saat Sembunyi di Rumah Nenek

“Kemudian ada jaminan dari istri dan adik kandung tersangka,” pungkasnya.

Kepala Seksi (Kasi) Intel, Bustanil N Arifin saat dikonfirmasi membenarkan bahwa berkas perkara dugaan Pencabulan uyang dilakukan oleh Profesor Senior UHO itu telah diterima. Dan Kejari Kendari sebagai Jaksa Penuntut Umum (JPU) sedang mempelari berkas tersebut.

“Berkasnya sudah diterima, dan akan dilakukan uji materil dan pormilnya,” ujarnya.

Laporan: Adh

Berita Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Populer

Berita Terkini

error: Content is protected !!