Bombana, Britakita.net
Angka Stunting di Kabupaten Bombana menurun menurut Survey Status Gizi Indonesia (SSGI) beberapa lalu. Hal tersebut menjadi angin segar untuk Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bombana khususnya Dinas Kesehatan, karena upaya keras yang dilakukan untuk menekan angka Stunting membuahkan hasil.
Hal ini di ungkapkan Kepala Dinas (Kadis) Kesehatan, Darwin Ismail yang ditemui beberapa waktu lalu yang mengatakan bahwa turunnya angka Stunting di Bombana berkat kerja sama semua pihak, mulai dari Puskesmas Pemerintah Desa hingga pihak-pihak yang terlibat dalam program tersebut.
“ Berkat kerja sama antara berbagai sektor, angka stunting turun dari 35,3 persen menjadi 30,4 persen menurut data terbaru dari SSGI,” katanya.
Lanjut mantan Kepala BPKAD itu menjelaskan bahwa kerja sama tidak hanya terjadi di tingkat pemerintahan. Partisipasi masyarakat juga sangat penting dalam memerangi stunting. Melalui program Posyandu, melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD). I
“Ibu hamil dan ibu yang memiliki anak diajak untuk berpartisipasi aktif. Dengan mencapai partisipasi hingga 95 persen, diharapkan dapat memonitor dan mengurangi angka stunting tanpa harus mengandalkan survei langsung,” lanjutnya.
“Kesuksesan ini tidak hanya menunjukkan peningkatan kesehatan anak-anak di Bombana tetapi juga mendorong kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan,” tutup Darwin Ismail






