Kendari, Britakita.net
Seleksi Tilawatil Qur’an dan Hadits (STQH) Tingkat Provinsi Sulawesi Tenggara ke-28 resmi dibuka di Kota Kendari, Sabtu (21/6/2025), ditandai dengan pelaksanaan pawai ta’aruf yang diikuti ribuan peserta dari 17 kabupaten/kota se-Sultra.
Pawai yang dimulai dari Masjid Raya Al-Kautsar dan berakhir di Kantor Wali Kota Kendari ini memeriahkan pembukaan STQH yang akan berlangsung hingga 26 Juni mendatang. Ratusan kafilah hadir mengenakan busana nuansa putih, hijau, dan biru, serta membawa maskot dan atribut khas daerah masing-masing.
Kafilah Kabupaten Bombana turut hadir dan tampil atraktif dalam pawai tersebut. Bupati Bombana, H. Burhanuddin, dan Wakil Bupati Ahmad Yani, mendampingi langsung para peserta bersama Ketua TP PKK Hj. Fatmawati Kasim Marewa dan Wakil Ketua Henny Setiawati Rachman.
“Kita semua hadir di sini bukan hanya membawa nama daerah, tetapi juga membawa misi dakwah dan pembinaan karakter Qur’ani bagi generasi muda,” kata Bupati Burhanuddin saat ditemui di sela-sela kegiatan.
Menurutnya, keikutsertaan Bombana dalam STQH bukan semata untuk mengejar juara, tetapi sebagai bentuk komitmen memperkuat nilai-nilai Islam di tengah masyarakat.
Pawai dibuka secara resmi oleh Asisten I Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Sultra, Nur Saleh, mewakili Gubernur Sultra. Ia menyampaikan apresiasi atas partisipasi seluruh kafilah dan ormas Islam yang ikut menyemarakkan kegiatan tersebut.
“Yang paling penting bukan hanya siapa yang menang, tetapi bagaimana kita membawa semangat kebersamaan dan niat tulus dalam syiar Al-Qur’an,” ujar Nur Saleh.
Ia menambahkan, STQH tahun ini bukan hanya ajang seleksi, tetapi juga menjadi persiapan penting menuju STQH tingkat nasional yang rencananya akan digelar di Kendari tahun ini.
Acara pembukaan ini juga dihadiri oleh Sekretaris Daerah Provinsi Sultra, para bupati dan wali kota, serta pimpinan organisasi perangkat daerah di lingkup Pemprov Sultra.
STQH ke-28 tingkat Provinsi Sulawesi Tenggara dipusatkan di Hotel Sahid Azizah Syariah Kendari sebagai lokasi lomba utama. Para peserta akan mengikuti serangkaian lomba tilawah, hafalan Al-Qur’an dan Hadits, serta cabang lainnya, yang bertujuan melahirkan qari-qariah terbaik sebagai duta Sultra di tingkat nasional.
Kemeriahan pawai juga semakin terasa dengan hadirnya berbagai organisasi masyarakat Islam seperti PW BKMT, Muslimat NU, dan keluarga besar PWNU Sultra yang turut menampilkan yel-yel dan atribut unik sebagai bentuk dukungan dan semangat ukhuwah.
“Semoga keikhlasan kita hari ini dijabah oleh Allah SWT dan STQH ini membawa berkah bagi kita semua,” kata Nur Saleh mengakhiri sambutannya.






