Kendari, Britakita.id
Kenakalan remaja yaitu Seks Bebas diluar nikah, Obat Terlarang, dan perkelahian antar remaja kini tengah menjadi fenomena nyata dikehidupan kalangan remaja diera milenial saat ini. Dimana hal tersebut sangat mengancam seluruh generasi muda di Indonesia termaksud Kota Kendari, olehnya itu kegiatan-kegiatan ekstrakulikuler seperti pramuka akan menjadi tembok penghalangan agar generasi muda tak terjangkit kenakalan remaja tersebut.
Hal itu disampaikan Walikota Kendari Sulkarnain K dalam sambutannya saat membuka membuka secara resmi jambore yang diselenggarakan oleh Saka Bakti Husada (SBH) Cabang Tingkat Kota Kendari bekerjasama dengan SBH Prov. Sultra yang bertempat di Panggung Mini Taman Kota Kendari, Sabtu (26/1) tadi. Menyampaikan kekhawatirannya terhadap berbagai masalah sosial yang terjadi di kalangan remaja, seperti kenalakan remaja, pemakaian obat terlarang, hubungan seks di luar nikah, dan perkelahian di kalangan remaja.
” Ini adalah ancaman yang sangat nyata untuk generasi muda kita di Kota Kendari. Dimana hal itu sudah menjadi fenomena dikalangan remaja di era serbah canggih ini. Karena diera serba teknologi selain memberikan bermanfaat juga memberi dampak yang sangat buruk bagi remaja-remaja kita bila tidak diawasi dengan baik-baik, ” ujar Ketua Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kota Kendari.
Hal tersebut tentu saja bukanlah hal yang menggembirakan, sebab sejarah telah membuktikan keruntuhan suatu bangsa salah satunya dimulai dengan lunturnya akhlak para pemudanya. Sehingga untuk mengatasi hal itu, peran pendidikan kepramukaan sebagai wadah pembentuk karakter bagi kaum muda sangat diperlukan.
“Dengan aktif mengikuti kegiatan kepramukaan yang diselenggarakan secara menarik, menantang, edukatif, dan kreatif seperti apa yang akan dilaksanakan dalam jambore SBH hari ini, saya yakin dan percaya melalui kegiatan ini dapat membentuk watak, kepribadian, dan akhlak mulia kaum muda”, tutupnya.
Untuk diketahui dalam kegiatan tersebut diadakan beberapa perlombaan, di antaranya lomba penyuluhan kesehatan dengan tema “isi piringku”, lomba yel-yel kesehatan dengan tema “keren tanpa rokok”, serta lomba bakiak dan bola gotong. Adapun peserta lomba berasal dari SBH Prov. Sultra, SBH Kota Kendari, serta anggota Pramuka Gugus Depan yang berpangkalan di SMA dan SMP tingkat Kota Kendari. (dam/bk)






