PT. GKP Implementasikan Pertambangan Hijau di Kuliah Tamu UHO

waktu baca 3 menit
Jumat, 17 Mar 2023 19:42 0 385 redaksi

Konkep, Britakita.net

Anak perusahaan Harita Nickel yakni PT Gema Kreasi Perdana (GKP), kembali mengadakan kuliah tamu kepada mahasiswa di Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari yang di selenggarakan pada Kamis, 16 Maret 2023.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program rutin PT. GKP Goes To Campus, di mana materi yang diangkat kali adalah terkait Pengelolaan Lingkungan di Area Tambang. Diketahui, 100 mahasiswa berpartisipasi aktif pada kuliah tamu kali ini dari Fakultas Ilmu dan Teknologi Kebumian (FITK).

Selain itu, juga dihadiri oleh Wakil Dekan Bidang Akademik FTIK Deniyatno.S.SI,MT, para Ketua Jurusan FTIK, dan Manager PT GKP, Alexander Lieman. Sepanjang kuliah tamu, mahasiswa terlihat antusias mengikuti dan menyimak materi kuliah tamu yang digelar oleh PT GKP.

Deniyatno mengatakan kuliah tamu oleh PT. GKP itu merupakan yang kedua kalinya digelar di kampus UHO dan kegiatan tersebut dinilai sangat positif, bermanfaat untuk memberikan pengetahuan terhadap mahasiswa yang konsentrasi pendidikannya di sektor lingkungan.

‘Kegiatan kuliah tamu ini merupakan kegiatan kedua yang diadakan antara FITK dan PT GKP, tentu saja kami berharap kerja sama positif ini dapat berjalan secara berkelanjutan dengan program-program menarik lainnya, seperti praktisi mengajar contohnya. Sehingga, pemahaman mahasiswa dan para akademisi disini juga akan semakin bertambah dan komprehensif,” ujarnya.

Deniyatno menambahkan, materi yang diberikan oleh narasumber terkait best practice yang diterapkan di PT. GKP terkait pengelolaan lingkungan yang telah diterapkan, sangat sesuai, bahkan peserta kegiatan yang berasal dari 5 prodi yang ada di FITK yang meliputi Teknik Pertambangan, Teknik Geologi, Teknik Geofisika, Geografi, dan Oceanografi.

PT. GKP Implementasikan Pertambangan Hijau di Kuliah Tamu UHO

“Dimana peserta yang mengikuti kegiatan ini merupakan mahasiswa yang sementara memprogramkan mata kuliah terkait lingkungan diprogram studi masing-masing. Sehingga, diharapkan materi yang dibawakan dapat memperkaya pemahaman mahasiswa, khususnya kelak ketika mereka sudah menapaki karir di industri pertambangan,” imbuh Deniyatno.

Sama, uperintendent Environment PT. GKP, Sutanto menerangkan materi yang dibawakan diharapkan dapat memberikan pelajaran bagi mahasiswa jurusan FITK UHO.

“Melalui kegiatan ini, kita sebagai praktisi bisa memberikan pembelajaran secara mendetail terkait pengelolaan lingkungan. Selain itu, mahasiswa juga akan lebih memahami alur proses pengelolaan lingkungan pertambangan, mulai dari pengelolaan Air limbah Tambang, Reklamasi, Revegetasi, Nursery, Forestry, Hydorologi, Biodiversity, Udara, Limbah B3 dan Compliance terkait kewajiban pelaporan dari seluruh aktifitas kegiatan pengelolaan dan pemantauan lingkungan di pertambangan,” jelas kata Sutanto.

Sehingga dalam sesi tanya-jawab, antusiasme mahasiswa juga tak luput menanyakan perihal isu kelengkapan perizinan lingkungan PT. GKP yang saat ini menjadi perbincangan publik. Kuliah tamu ini sekaligus menjadi ruang diskusi untuk mengklarifikasi isu tersebut, bahwa perizinan lingkungan PT GKP seperti IPPKH, AMDAL, dan tanggung jawab pembayaran PSDH-DR telah lengkap dan rutin dilaksanakan oleh PT GKP.

“Kesempatan ini juga kami memberikan pemahaman lebih kepada para mahasiswa tentang sejauh mana perusahaan berkomitmen untuk menjalankan program tersebut dan bisa membantu menjawab kepada lapisan masyarakat yang masih kurang yakin dengan adanya kegiatan penambangan yang berwawasan lingkungan (green mining),” sambungnya.

Sementar itu Manager PT. GKP, Alexander Lieman menambahkan, kuliah tamu tersebut selain bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada seluruh mahasiswa terkait dengan pengelolaan dan pemantauan lingkungan. Namun juga, sebagai salah satu komitmen nyata dari PT GKP untuk mendukung program pendidikan pemerintah melalui Kampus Merdeka.

“Dikesempatan ini juga kami memberikan wawasan jika pengelolaan lingkungan di area pertambangan dilakukan sesuai dengan aturan atau regulasi pemerintah, maka semua aspek akan berjalan selaras. Sudah banyak bukti perusahaan yang menjalankan program lingkungan dengan baik dan mendapatkan program penghargaan dari KLHK atau yang kita biasa kenal dengan Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan Dalam Pengelolaan Lingkungan,” tutup Alenxander. (Rilis)

Penulis :
Editor :

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *




LAINNYA
error: Content is protected !!