Marah Saat Ditanya Penertiban APK, Pj Walikota Kendari: Memangnya Mau Kiamat Gegara APK

waktu baca 2 menit
Jumat, 4 Nov 2022 16:39 0 599 redaksi

Kendari, Britakita.net

Entah apa yang menjadi pertimbangan Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari tidak menertibkan Alat Peraga Kampanye (APK) yang berada di pohon-pohon pinggir jalan dan tiang listrik. Dimana hal tersebut melanggar Perda Nomor 10 Tahun 2014, karena dan sangat merusak pemandangan Kota.

Sebelumnya Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) dan Satpol PP Kota Kendari telah melakukan penertiban akibat banyaknya protes masyarakat melalui beberapa media.

Namun sayangnya, penertiban tersebut tidak dilakukan secara merata hanya dibeberapa titik saja, bahkan terkesan penertiban yang dilakukan Instansi Penegak Perda itu hanya Formalitas menjawab keluhan masyarakat.

Lebih disayangkan lagi Pj. Walikota, Asmawa Tosepu yang seharusnya tegas dengan Perda yang telah ada, saat ditanyakan tentang Penertiban APK malah memarahi Jurnalis Media ini. Yang sejak Rabu (2/11/22) hingga hari ini Jumat (4/11/22) telah menanyakan tentang penertiban APK yang menyalahi aturan.

“Apa masalahnya, haa, kenapa APK itu, sana sama Kasat Pol PP yang menertibkan,” ucapnya dengan nada tinggi, Jumat (4/11/22).

Asmawa Tosepu juga memberitahukan kepada wartawan agar tidak memaksanya untuk menjawab masalah penertiban APK. Bahkan kalimat yang tidak mengenakkan keluar dari lulusan Intitut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) tahun 1997 kepada wartawan.

“Kenapa sih kamu memaksa dari kemarin masalah APK? Memangnya sudah mau Kiamat ini gegara APK? Cara menyampaikanmu harus benar jangan memaksa saya menjawab masalah APK,” kata pria yang belum sebulan menjabat Pj. Walikota Kendari, sembari meninggalkan wartawan menuju mobil dinasnya untuk melaksanakan sholat Jumat.

Usai Alumni IPDN tahun 1997 itu pergi, beberapa ASN Pemkot Kendari menyambangi Jurnalis Media ini sembari mengelus belakang Jurnalis dan memintanya untuk bersabar.

Laporan: Rahim

Penulis :
Editor :

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *




LAINNYA
error: Content is protected !!