25.5 C
Kendari
Minggu, Desember 4, 2022

Bawa Badik dan Parang Saat Malam Mingguan, Tujuh Pria di Kendari Diamankan Polisi, Satu Orang Berstatus Mahasiswa

Kendari, Britakita.net

Tujuh pria diamankan aparat gabungan dalam razia yang digelar Kepolisian Resor Kota (Polresta) Kendari (Polresta) Kendari, Sabtu 4 Juni 2022 malam.

Ketujuh pria ini diamankan saat berkendara di Bundaran Adi Bahasa, Kecamatan Baruga, Kota Kendari, yang menjadi salah satu titik razia gabungan.

Dari ketujuh pria yang diamankan tersebut, salah seorang diantaranya masih berstatus mahasiswa di Universitas Halu Oleo (UHO).

Sementara itu keenam pria lainnya yakni bernama Adi Wansyah (19), Muchlis (18), Igon Pagestu (22), Iskandar (34), Edi Hasdianto (29), Alkadri (45).

BACA JUGA :  Geger, Warga Temukan Mayat Diselimuti Belatung di Bawah Kolong Jembatan Triping Kendari

Dalam razia tersebut, aparat gabungan mengamankan barang bukti senjata tajam (Sajam) berupa 2 buah parang, 4 buah badik dan 1 buah palu pisau.

Dihadapan polisi, ketujuh tersangka mengaku membawa sajam bertujuan untuk menjaga diri dari tindak kejahatan.

“Tersangka membawa senjata sajam untuk menjaga diri dari kejahatan, sajamnya diletakkan di dalam bagasi sepeda motor dan ada yang disimpan di dalam tas atau ransel,” ungkap Kasat Reskrim Polres Kendari, AKP Fitrayadi, Minggu, 5 Juni 2022.

AKP Fitrayadi menerangkan, ketujuh pria yang membawa sajam tersebut saat ini telah diamankan di Markas Polresta Kendari untuk diproses lebih lanjut.

BACA JUGA :  Jadi Kurir Narkoba, Ibu Rumah Tangga di Kendari Miliki 58 Saset Sabu

“Tersangka pembawa sajam telah melanggar Pasal 2 ayat (1) Undang-Undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951 dengan ancaman pidana maksimal 10 tahun penjara,” terangnya.

Menurutnya, selain razia cipta kondisi (Cipkon) yang dilakukan, pihak aparat juga akan terus menjaga situasi dan kondisi Kota Kendari.

“Razia kali ini terdiri dari personel Polresta Kendari, personel Korps Brimob Polda Sultra, personel POM AD, AL, AU, Pol PP, dan personel Dishub Kendari,” pungkasnya.

Laporan: Adh / Editor: Up

Berita Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Populer

Berita Terkini

error: Content is protected !!