Kendari, Britakita.net
Vidio Viral yang menyebutkan Mantan Camat Kabaena “Makan” Uang Proyek di Media Sosial (Medsos) oleh Akun Facebook Salim Pongkalaero dibantah oleh Samsul Hidayat yang merupakan mantan Camat Kabaena Selatan. Mantan Camat menyebut pemilik akun yang memviralkan Vidionya tak mengerti apa-apa dan apa yang disangkakan tentangnya tidak benar.
Hal tersebut disampaikan Samsul Hidayat saat ditemui media ini Selasa (5/10/2026), dirinya menjelasakan apa yang dikatakan pemilik akun didalam vidionya tidak sesuai fakta. Karena dirinya tak sepeserpun menikmati uang pekerjaan yang dituduhkan tersebut karena pekerjaan tersebut seluruhnya dikerjakan oleh jajaran Perangkat Desa.
“Jadi saat itu tahun 2024 itu saya camat dan mendapatkan amanah juga merangkap jadi Pj Kades Pongkalaero. Dan ditahun itu hasil musyawarah desa disepakati pembangunan Talud lanjutan, Pembangunan Talud Baru dan Lapangan Futsal yang dikerjakan diawal tahun 2025 dan semua pekerjaan saya serahkan ke jajaran Pemdes karena saya punya kesibukan menjadi Camat,” katanya.
Dan berjalannya berjalannya pekerjaan tersebut yang menggunakan APBDes Pongkalaero dibulan July dirinya diberhentikan menjadi Pj Kades Pongkalaero oleh Pemkab Bombana. Dan sayangnya Pj Kades baru tak mau melanjutkan pekerjaan tersebut dan seluruh penganggaran diberhentikan oleh Pj Kades.
“Nah disinilah terjadi masalah, Pj Kades yang baru dilantik langsung menghentikan pekerjaan yang sudah kami laksanakan diawal tahun sesuai hasil Musdes. Terkait alasan menghentikan juga saya tidak mengetahuinya, sehingga pekerjaan itu terbengkalai,” cerita Samsul Hidayat.
Karena terhentinya kegiatan tersebut secara sepihak, kemudian Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) melakukan pemeriksaan menjadikan pekerjaan tersebut sebagai temuan dan meminta dilakukan pemgembalian keuangan Negara. APIP kemudian membuat Berita Acara pengembalian Keuangan Negara oleh Pemdes Pengkalaero dan pihak Desa telah mengembalian secara bertahap.
“Jadi sudah ada kesepakatan bersama APIP untuk mengembalikan uang. Dan telah dilakukan secara bertahap oleh Pemdes karena dari pihak APIP juga memberikan keringanan untuk mengangsur pengembalian tersebut,” katanya.
“Dan sekali lagi saya sampaikan bahwa apa yang disampaikan didalam vidio itu tidak benar, dan itu telah menjadi fitnah untuk saya pribadi. Dan bisa jadi saya akan ambil langkah-langkah hukum,” tegasnya.






