Kendari, Britakita.net
Pembangunan jembatan teluk Kendari telah mencapai tahapan akhir. Saat ini telah memasuki tahapan uji coba statik dan dinamik.
Menurut Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sulawesi Tenggara (Sultra), Yohanis Tulak Todingrara, tujuan dari uji statik dan dinamik jembatan ini guna untuk mengetes kekuatan struktur dan kokohnya jembatan.
“Uji coba akan dilakukan selama dua hari. Di situ dapat dilihat apakah sudah layak untuk digunakan dan aman,”ujarnya, pada Sabtu, 03 Oktober 2020
Pada uji coba kedua, menurut Yohanis akan didatangkan puluhan unit truk, untuk memastikan apakah sudah sesuai dengan yang diharapkan atau tidak.
“Besok itu akan ada sekitar 40 sampai 50 unit truk, roda 10,”tuturnya
Rekomendasi kementerian, sebelum jembatan difungsikan sepenuhnya, terlebih dahulu melalui uji kelayakan, terkait dari sisi kekuatannya, jembatan ini maksimal dengan beban 40 ton.
“Untuk kekuatan total dari jembatan ini, Maksimal 40 ton,”singkatnya
Pengerjaan jembatan yang menghubungkan Kota lama dan Lapulu itu telah mencapai 98 persen
“Pekerjaan ini telah memasuki tahap finishing, seperti pengecatan, talud, diujung-ujung jalan itu oprid. Secara struktur pokoknya sudah terbangun semua, makanya ini kita lakukan uji dinamis dan statistik. Jadi target kita awal bulan November 2020 ini sudah rampung semua, tuntas 100 persen,”tutupnya
Laporan: Andry
Editor: Amar






