Kendari, Britakita.net
Pasca Pemilihan Presiden (Pilpres) dan Pemilihan Legislatif (Pileg) 14 Februari lalu, banyak pihak-pihak yang mengklaim dirinya telah mendapatkan dukungan atau restu dari Partai Politik untuk maju di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di Sulawesi Tenggara (Sultra), salah satu Partai yang diklaim adalah Partai Gerindra. Hal tersebut membuat pengurus DPD Partai Gerindra Sultra tergelitik, karena adanya pihak yang percaya diri akan didukung oleh Gerindra pada Pilkada November 2024 nanti.
Hal tersebut diungkapkan Sekertaris Umum (Sekum) DPD Gerindra Sultra, Safarullah saat dikonfirmasi media ini, dirinya merasa bingung orng diluar partai sudah membahas masalah Pilkada sementara Gerindra Sultra saat ini masih fokus untuk mengawal hasil Pilpres dan Pileg 14 Februari lalu.
“Aneh juga, Pilpres dan Pileg juga belum selesai sudah mau bicara Pilkada. Dan untuk saat ini Gerindra masih fokus mengawal hasil Pemilu,” katanya.
Safarullah juga menjelaskan, Partai Gerindra dalam penunjukan Calon Kepala Daerah ada mekanisme yang harus dilewati. Tidak serta merta langsung mendapatkan rekomendasi dari Partai, ada mekanisme yang harus dilewati.
“Partai Gerindra adalah Partai yang besar dan Partai Pemenang dan itu semua berkat kerja keras para Kader Partai. Tapi tiba-tiba ada oknum-oknum yang bukan Kader klaim sudah dapat restu dari Partai katanya atas restu DPP kan lucu,” sindirnya.
Olehnya itu Sekum DPD Gerindra, menegaskan bahwa pernyataan oknum-oknum yang mengklaim dirinya mendapatkan rekomendasi Partai Gerindra untuk maju di Pilkada itu merupakan pernyataan sepihak. Dirinya pun menghimbau kepada seluruh Kader Gerindra di Sultra agar tidak termakan dengan informasi sepihak tersebut, dan tetap fokus mengawal Pilpres dab Pilcaleg sampai ditahap akhir nanti.
“Untuk seluruh Kader jangan termakan dengan omongan itu, kita fokus saja bekerja karena kerja keras kita untuk memenangkan Partai Gerindra di Bumi Anoa sudah ada didepan mata,” tutupnya.





