DPRD Kendari Identifikasi Adanya Dugaan Kecurangan Pembagian Bantuan Dampak Covid-19

oleh -13 Dilihat
oleh
DPRD Kendari Identifikasi Adanya Dugaan Kecurangan Pembagian Bantuan Dampak Covid-19
Ketua Komisi II DPRD Kota Kendari Ir. Andi Sulolipu

Kendari, Britakita.net

Ketua Panitia Khusus (Pansus) Covid-19 DPRD Kota Kendari, Andi Sulolipu meminta Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari transparan dan akuntabel dalam pengelolaan anggaran refocusing Covid-19.

“Sampai saat ini kami belum pernah menerima data penggunaan anggaran refocusing, padahal kami sudah meminta data tersebut,” katanya. Sabtu (19/09/20)

Menurutnya Pemkot harusnya membuka data penggunaan anggaran refocusing ini kedepan publik sehingga tidak muncul adanya salah presepsi dari masyarakat.

“Pemerintah Kota Kendari harusnya transparan dan akuntabel dalam pengelolaan dan penggunaan anggaran refocusing ini, sehingga tidak ada salah presepsi, ini uang rakyat dan rakyat berhak tahu pengelolaannya,” ungkapnya.

BACA JUGA :  Hanya Membawa “Mudarat” PT WIN Konsel Dilaporkan ke Gakkum KLHK

Dibeberkan, pihaknya mengindikasikan adanya beberapa persoalan dalam penggunaan anggaran tersebut, utamanya dalam program bantuan akibat dampak Covid-19 kepada masyarakat.

“Ada beberapa laporan masyarakat yang mengindikasikan adanya kecurangan. Salah satu contohnya seperti Bantuan Paket sembako kami menerima aduan isinya itu telah dikurangi, Ada juga masyarakat yang tidak masuk namanya dan kata Pemerintah Kota bahwa itu terlewatkan, terus berapa orang yang mau terlewatkan, ini kan bahaya,” Katanya.

“Banyak aduan begitu mulai dari PKH terus ada bantuan sembako tidak tepat atau ada yang satu keluarga mereka dapat semua. ada juga yang harusnya bukan penerima bantuan sembako tapi terima,” lanjut Ketua Komisi II DPRD Kendari ini.

BACA JUGA :  Cek Ketersediaan BBM, Polres Baubau Patroli ke SPBU

Olehnya itu, pihaknya bakal melakukan investigasi mengenai penggunaan anggaran refocusing Covid-19 Kota Kendari.

“Kita berharap Pemkot mau duduk secara bersama menjelaskan penggunaan dana dan peruntukannya disertai bukti-bukti juga hal hal menyangkut penyaluran serta data tentang penerima manfaat atau masyarakat yang terdampak karena Covid 19, ” tandasnya.

Laporan: Jusmadi

Editor: Amar