Dikerja Dishub Kendari, AKAR Sultra Laporkan Pekerjaan Trestel Tambat Labuh di Kejari
- account_circle redaksi
- calendar_month Jum, 3 Jan 2025
- visibility 815

Kendari, Britakita.net
Aliansi Keadilan Rakyat (AKAR) Sulawesi Senggara (Sultra) resmi melaporkan dugaan Korupsi pada pekerjaan Jembatan (Trestel) dikawasan Tambat Labuh di Jalan Ir Alala, Kelurahan Tipulu, Kecamatan Kendari Barat, Kota Kendari yang menelan anggaran Rp 2 miliar tahun anggaran 2023 Jumat (3/11/2025) di Kejaksaan Negeri (Kejari) Kendari.
Hal tersebut diungkapkan Koordinator AKAR Sultra, Eko Rama saat dikonfirmasi media ini usai melaporkan dugaan Korupsi pekerjaan pada Dinas Perhubungan (Dishub) Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari. Dirinya mengatakan rubuhnya pekerjaan Tambat Labuh kini telah menjadi perhatian publik.
“Pekerjaan yang belum diresmikan sudah ambruk, kan lucu. Baru-baru selesai dikerja pekerjaannya sudah rusak, Kejaksaan harus memeriksa pekerjaan ini, karena kami duga ada perbuatan melawan hukum dalam pekerjaan tersebut,” katanya.
Seperti dalam pemberitaan yang berasal dari sejumlah video Jembatan penghubung daratan dan dermaga itu sebenarnya telah dibangun dan dihias. Di sisi kanan gerbang tambat labuh, jembatan diberi warna merah, kuning, dan biru, sebagai penanda jalur khusus pejalan kaki.
Namun pada bagian jembatan berwarna biru, kondisinya nyaris ambruk. Lapisan beton tampak terbuka hingga besi penyangga terlihat ke permukaan jembatan. Tiangnya pun tampak miring, karena menahan beban dari beton dan besi jembatan.
“Dalam pemantauan kami, amruknya jembatan di Tambat Labuh tersebut terjadi karena adanya kegagalan kontruksi yang diduga disebabkan kontruksi bangunan yang tidak sesuai dengan spesifikasi yang telah tertuang dalam RAB,” katanya.
- Penulis: redaksi



