Bombana, Britakita.id
Satu Pasen Dalam Pengawasan (PDP) di Kabupaten Bombana telah dihapus statusnya. Pasalnya PDP yang dirujuk dari RS Kabupaten Bombana ke RS Bahteramas telah mengikuti tes SWAB dan hasilnya Negatif, sehingga PDP Bombana kini tinggal satu orang saja.
Hal tersebut diungkapkan Juru Bicara (Jubir) Satgas Covid-19 Kabupaten Bombana, Heryanto yang mengatakan bahwa, setalah menjalani tes SWAB di RS Banteramas PDP tersebut dinyatakan Negatif Covid-19.
“Hasilnya negatif, ini hasil dari analisa Swab Laboratorium Kesehatan Kota Makassar,” jelas Heryanto, Rabu (15 April 2020).
Pasien yang dinyatakan negatif itu adalah pasien PDP Bombana kasus pertama yang diumumkan Satgas Covid-19 pada Selasa, 8 April 2020.
Pasien tersebut ditetapkan PDP dikarenakan sempat demam disertai batuk dengan suhu badan di atas normal, memiliki riwayat perjalanan dua kali ke Kota Kendari dan sempat menjemput temannya di Bandara Haluoleo.
Dia menjalani perawatan di RSUD Bombana pada 5 April 2020 sebelum dirujuk ke RS Bahteramas Sultra di Kota Kendari pada 8 April 2020.
“Dia masih di RSUD Bahteramas sekarang. Tapi dia bukan lagi rawat Covid, sudah pasien umum,” terangnya.
Satgas Covid-19 Bombana sebelumnya menetapkan dua warganya bersatus PDP. Satu PDP dirujuk ke RS Bahteramas dan satu PDP di rujuk ke RS Kabupaten Konawe Selatan.
“Untuk PDP yang dirawat di RSUD Konawe Selatan hasilnya belum ada. Dia baru kemarin diambil sampel Swab-nya. Kita menunggu tiga atau empat hari ke depan,” sambungnya.
Berdasarkan data Gugus Tugas Covid-19 Provinsi Sultra per 15 April 2020 pukul 09.00 Wita, khusus Kabupaten Bombana memiliki 2 orang tanpa gejala (OTG), 15 ODP, 0 PDP, 0 positif. Sedangkan skala Provinsi Sultra tercatat 95 OTG, 350 ODP, 14 PDP, dan 14 positif corona, 1 orang sembuh, 1 orang positif meninggal.
Laporan: Fendi
Editor: Ruddi






