Lagi, Dua ASN Konut Ditahan Kejari Konawe

oleh
oleh
Lagi, Dua ASN Konut Ditahan Kejari Konawe

Konawe, Britakita.id

Tikus-tikus berdasi kini mulai ketakutan dengan kegarangan Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Konawe dalam memberantas korupsi. Pasalnya belum sepekan Kejari Konawe mengusut dugaan korupsi atlet di Konawe Utara (Konut) menahan pejabat Konut, Kejari Konawe kembali menahan lagi dua pejabat Konut dengan kasus yang berbeda.

Hal tersebut diungkapkan Kepala Seksi (Kasi) Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Konawe, Bustanil N Arifin. Dimana dirinya mengatakan telah mengenakan rompi orange kepada dua orang ASN Konut dan resmi menjadi tahanan Kejari Konawe.

“Dua orang itu Sulkarnain Sinapoy selaku Kabag Pemerintahan Umum dan Ansharullah Jamal selaku bendahara pengeluaran,” ujarnya.

BACA JUGA :  Kotubitara Kerajaan Konawe Apresiasi Pemerintahan KSK

Lanjut pria akrab disapa Deden itu penehanan hama masyarakat tersebut atas dugaan tindak pidana korupsi kegiatan Pengadaan Tanah atau Pembebasan lahan pada bagian Pemerintahan Umum Sekertariat Daerah (Setda) Kabupaten Konawe Utara tahun anggaran 2015 dengan kerugian Negara mencapai Rp. 3,5 miliar.

“Penahanan kami lakukan hari Selasa (6/6/19) pukul 15.15 Wita. Masing-masing tersangka kami amankan ditempat berbeda. Tersangka kini akan menjalani serangkaian pemeriksaan untuk kepentingan proses hukum selanjutnya,” tegasnya.

BACA JUGA :  Baliho PDIP Bergambar Capres Ganjar Diminta Turunkan Karena Tak Memiliki Izin

Mantan Kasipidsus Kejari Bombana itu, menjelaskan dugaan Korupsi yang melibatkan dua tersangka tersebut bermula pada tahun 2015, Pemkab Konut menganggarkan untuk pengadaan tanah sebesar Rp. 8 Miliar. Namun pada pelaksanaannya, dana tersebut hanya dipergunakan sebesar Rp.4,5 Miliar.

“Anggarannya kan Rp 8 miliar, realisasinya dilapangan hanya menghabiskan Rp 4,5 miliar dan masih ada sisa 3,5 miliar. Nah sisa itu yang kemudian jadi dasar kami melakukan penyelidikan, dan akhirnya kami melakukan penahanan terhadap kedua tersangka,” tutupnya.

Laporan: Muhammad Andry