Seleksi Tenaga Honorer RS Jantung Sultra Dinilai Tidak Fair, Peserta: Webnya saja Eror

waktu baca 4 menit
Sabtu, 8 Apr 2023 15:27 0 1516 redaksi

Kendari, Britakita.net

Dalam waktu dekat Rumah Sakit Jantung Pembuluh Darah, dan Otak Oputa Yi Koo Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), akan diresmikan tentunya hal tersebut menjadi kabar gembira untuk masyarakat Sultra karena akan memiliki RS jantung dengan taraf Internasional. Namun dibalik kabar gembira tersebut ada juga kabar yang tidak mengenakkan yang berasal calon tenaga Honorer yang mengikuti seleksi perekrutan RS Megah itu.

Pasalnya ada beberapa peserta menganggap Seleksi Honorer RS Jantung yang dibuka secara umum beberapa waktu lalu itu tidak Fair. Karena ada beberapa kejanggalan dalam proses perekrutan tenaga Honorer di RS Jantung yang dibangun menggunakan anggaran Ratusan Miliar itu.

Kejanggalan tersebut terungkap, setelah ada beberapa peserta yang tidak lolos berkas namun dapat mengikuti tes yang berbasis komputer atau Computer Assisted Test (CAT).

Selain itu, terdapat juga peserta nilai CAT tidak cukup namun pada saat diterbitkan pengumuman, dinyatakan lulus.

“Saya nilai 80 sekian saat CAT, teman saya nilanya 59. Saya dinyatakan tidak lulus, tetapi teman saya lulus ini kan tidak Fair,” ungkap salah seorang peserta yang enggan disebutkan namanya.

Bahkan tidak hanya itu saja, terungkap ada salah satu peserta jurusan Apoteker masih berstatus Kuliah dan diduga belum terdaftar di Ikatan Apoteker Indonesia (IAI), juga dinyatakan lulus.

Kejanggalan pengumuman tenaga honorer di rumah sakit jantung itu, juga dibeberkan oleh peserta lainnya yang dinyatakan tidak lulus.

Salah satu kejanggalan berkaitan dengan kesalahan administrasi. Nomor pengumuman yang tersebar itu ditulis tahun 2010 yakni Nomor 800.1.2.3 / 2010. Seharusnya bukan 2010, melainkan 2023.

Salah seorang peserta berinisial AS mengaku, ia mendapat informasi terkait pengumuman tersebut di grup-grup WhatsApp. Bahkan, pengumuman itu ramai diperbincangkan karena adanya sejumlah kejanggalan.

Informasi yang diperoleh AS, pengumuman hasil CAT akan disampaikan lewat akun yang telah dikantongi oleh masing-masing peserta. Artinya, setiap peserta bisa mengecek kelulusan mereka dengan melakukan login ke dalam akun yang mereka miliki. Namun, tiba-tiba seluruh peserta mendapat informasi pengumuman CAT tersebut tersebar di grup-grup.

Jika pengumuman itu resmi final, AS menyebut, ada sejumlah kejanggalan yang mereka temukan. Yang pertama berkaitan dengan kesalahan administrasi. Nomor pengumuman yang tersebar itu ditulis tahun 2010 yakni Nomor 800.1.2.3 / 2010. Seharusnya bukan 2010, melainkan 2023.

“Mungkin panitia salah tulis tahun. Pengumuman yang kami dapat ini disebar oleh panitia di grup. Panitianya sudah ke luar grup setelah mengirim pengumuman itu,” ujarnya.

Selanjutnya, kata AS, dalam pengumuman yang ditandatangani oleh Ketua Panitia Seleksi, Asrun Lio, ada nama yang dinyatakan lulus CAT, padahal tidak lulus berkas sama sekali. Tentunya, ini bisa menjadi kesalahan fatal dan jika itu benar, maka mereka menduga ada oknum yang bermain dibalik kelulusan tersebut.

Selain itu, peserta juga menyoroti dan menyayangkan kinerja panitia yang disebut-sebut tidak konsisten saat melakukan seleksi berkas dan administrasi, pengumuman administrasi, tes CAT hingga kelulusan CAT itu sendiri.

“Ujian juga harusnya bulan Februari tapi diundur di bulan Maret, terus disuruh menunggu hasilnya tanpa ada pemberitahuan,” kesalnya.

Peserta lainnya berinisial OL mengaku, sejak pengumuman tersebut disebar di grup WhatsApp tanpa adanya keterangan resmi, seluruh peserta kesulitan mengakses akun bahkan tidak bisa mengecek atau melakukan login di akun masing-masing.

“Kita mau cek tapi link-nya tidak bisa terbuka, eror mi ini kak,” bebernya.

Atas tersebarnya pengumuman hasil kelulusan peserta seleksi CAT penerimaan Tenaga Honorer di Rumah Sakit Jantung, Pembuluh Darah, dan Otak Oputa Yi Koo Sultra yang menuai sejumlah kejanggalan itu, para peserta berharap ada penjelasan dari pihak panitia.

“Kita belum tahu, apakah itu pengumuman resmi atau bukan. Semoga ada penjelasan dari panitia secepatnya,” pungkasnya.

Terkait kebenaran pengumuman tersebut, Ketua Panitia Seleksi yang sekaligus menjabat sebagai Sekda Sultra, Asrun Lio, hingga saat ini belum memberikan keterangan resmi.

Panitia lainnya bernama Rajab saat dikonfirmasi awak media, juga enggan memberikan keterangan terkait pengumuman yang tersebar di grup-grup WhatsApp tersebut.

Berikut pengumuman kelulusan peserta seleksi CAT penerimaan Tenaga Honorer di Rumah Sakit Jantung, Pembuluh Darah, dan Otak Oputa Yi Koo Sultra Nomor 800.1.2.3 / 2010 yang ditandatangani oleh Asrun Lio tersebut:

1. Dokter Umum 19 orang

2. Dokter Gigi 1 orang

3. Apoteker 6 orang

4. Asisten Apoteker 5 orang

5. Perawat Ahli 20 orang

6. Perawat Terampil 13 orang

7. Perawat Terampil / Kardiologi 4 orang

8. Perawat Anestesi 1 orang

9. Perawat Gigi 2 orang

10. Bidan Ahli 4 orang

11. Bidan Pelaksana 5 orang

12. S-2 Analisis Kesehatan 1 orang

13. S1 Analisis Kesehatan 2 orang

14. Asisten Analisis Kesehatan 4 orang

15. S-1 Gizi 1 orang

16. D-III Gizi 1 orang

17. Keselamatan Kerja 1 orang

18. Fisioterapis 1 orang

19. Teknis Elektromedis 4 orang

20. Administrasi Kesehatan 15 orang.

21. Tenaga Transaksi Keuangan 7 orang

22. Rohaniawan 1 orang

23. Psikologi 1 orang

24. Kesehatan Lingkungan 1 orang

25. Epidemiologi 1 orang

36. Terapi Wicara tidak ada

37. Ortotis Prostetis tidak ada

Laporan: Mar

Penulis :
Editor :

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *




LAINNYA
error: Content is protected !!