Satu Dekade Kabupaten Konawe Kepulauan Demi Wawonii Maju Bangkit, Bersinar

waktu baca 4 menit
Kamis, 13 Apr 2023 18:44 0 535 redaksi

Konkep, Britakita.net

Wawonii adalah pulau yang unik jika melihat dari peta Indonesia, pasalnya pulau Wawonii menyerupai bentuk hati. Sebelum Wawonii berganti nama menjadi Kabupaten Konawe Kepulauan (Konkep), masyarakat Wawonii hidup rukun, damai dan sejahtera pada hakikatnya masyarakat Pulau Wawonii 80 persen pada tahun 2013 memiliki jumlah jiwa 38.849 yang diketahui menggantukan hidup mereka dengan cara bertani serta melaut. Kamis, 13 April 2023.

Mengapa demikian, Wawonii berada pada kawasan yang sangat potensial yakni diapit oleh Laut Banda dan Selat Buton yang memiliki potensi sumber daya keragaman hayati kelautan dan perikanan cukup besar. Sehingga bisa di simpulkan masyarakat Konkep tidak hanya berprofesi sebagai petani, akan tetapi sebahagian besar berprofesi sebagian nelayan.

Untuk itu, pada hari Rabu, 12 April 2013 Pulau Wawonii di sahkan dalam sidang paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) dengan acuan Daerah Otonomi Baru (DOB), serta tertuang dalam Undang-Undang  (UU) nomor 13 tahun 2013 bahwa Pulau Wawonii memisahkan diri dari Kabupaten Konawe.

Sebagai Daerah Otonomi Baru, pemekaran dari Kabupaten Konawe dan berada dalam gugusan pulau-pulau di bagian Timur Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), tepatnya di sebalah Pulau Buton dan Kota Kendari. Wilayahnya di posisi sangat strategis karena perairan lautnya di lalui oleh jalur pelayaran kawasan timur dan barat indonesia.

Hari ini Rabu, 12 April 2023 Kabupaten Konkep genap berusia 10 tahun usai di mekarkan dan di sahkan dalam sidang paripurna DPR RI. Dengan umur yang terbilang cukup tua, masyarakat Konkep mengharapkan agar perekonomian diwilayah tersebut dapat meningkat pesat sehingga menjamin kesejahteraan masyarakat pada umumnya.

Satu Dekade Kabupaten Konawe Kepulauan Demi Wawonii Maju Bangkit, Bersinar

Oleh karena itu, Ir. H. Amrullah, MT dan Andi Muh Lutfi, SE.,MM telah memberikan darma yang masyarakat Konkep inginkan. Berbagai hal telah di upayakan semaksimal mungkin demi mewujudkan visi misi Bupati dan Wakil Bupati yang di ketaui mulai dari pembangunan infrastruktur, sarana dan prasarana.

Hari ini pukul 07 : 00 WITA di lapangan kantor Bupati terselenggaralah upacara memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Konkep ke 10. Ir. H. Amrullah, MT dalam sambutannya mengungkapkan bahwa dalam proses pemekaran Kabupaten Konkep membutuhkan pengorbanan yang tidak hanya materi tetapi juga pikiran, perasaan dan waktu yang tidak ternilai harganya.

“Alhamdulillah semua terbayarkan setelah daerah ini di tetapkan menjadi daerah otonomi dengan nama Kabupaten Konawe Kepulauan pada tanggal 12 April 2013, sesuai Undang-Undang nomor 13 tahun 2013 tentang pembentukan Kabupaten Konawe Kepulauan,” kata Amrullah. (12/4/2023).

Satu Dekade Kabupaten Konawe Kepulauan Demi Wawonii Maju Bangkit, Bersinar

Selaku panglima di daerah otonomi Kabupaten Konkep, H. Amrullah juga menyampaikan penghargaan dan rasa terima kasih kepada, sesepuh, para tokoh, para pemuda, dan seluruh komponen masyarakat yang telah bahu membahu berjuang memekarkan daerah yang kita cintai ini.

“pada hari ini Rabu 12 April 2023 genap sudah usia daerah ini menjadi 10 tahun. Saya yakin dan percaya tanpa dukungan dan kebersamaan kita tidak akan terwujud apa yang di rasakan  saat ini,” imbuhnya.

Untuk itu, tentunya di usia yang masih seumur jagung banyak hal yang harus di benahi di segala aspek pembangunan namun demikian telah banyak kemajuan dan prestasi yang di capai.

Satu Dekade Kabupaten Konawe Kepulauan Demi Wawonii Maju Bangkit, Bersinar

“Prestasi yang telah kita capai itu baik dalam tata kelola pemerintahan, penyelenggaraan pembangunan, pengembangan SDM, pemberdayaan masyarakat serta pengembangan inovasi daerah dan dihampir semua sektor kita mendapat apresiasi dari pemerintah pusat,” terangnya.

Bupati 2 periode itu menguakkan bahwa peringati Hut ke 10 Konkep memiliki nilai dan posisi yang sangat strategis, karena hal tersebut bertepatan tahun ke tiga pelaksanaan Rencana Penggunaan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) tahun 2021 sampai 2026 dengan visi yang di emban “Menuju Wawonii Bangkit berbasis lingkaran hati emas tahun 2026”.

“Untuk itu saya memberikan apresiasi kepada dan penghargaan kepada pimpinan OPD dan stafnya yang terus berkomitmen serta kinerja yang sangat tinggi dalam pelaksanaan pembangunan di Kabupaten Konawe Kepulauan,” jelas kata pria kumis tipis itu.

Sejalan dengan visi yang di maksud, tema yang di angkat dalam Hut 10 tahun Konkep adalah “Wawonii Bangkit, Maju, Bersinar”. Tema tersebut mengandung makna yang sangat luas dan mencakup di semua aspek sendi-sendi kehidupan dan pembangunan masyarakat Konkep.

“Sinergitas dan kolaborasi adalah faktor kunci untuk mewujudkan Wawonii yang Berkembang, Kompetitif dan Tangguh. Oleh karena itu, saya ingin mengajak kita semua menjadikan momentum ini untuk menyatukan langkah, pikiran dan jiwa kita membangun masyarakat Wawonii yang kita cintai ini,” pukas Amrullah.

Untuk di ketahui, Kabupaten Konkep memiliki luas wilayah mencapai 867,58 Kilometer persegi (KM²), yakni 1.513,98 Km yang terdiri dari daratan seluas 867,58 Km², perairan seluas 646,40 Km², dan garis pantai sepanjang 178 Km, yang mencakup 7 Kecamatan, 7 Kelurahan dan 89 desa. Dengan luasnya wilayah tersebut, maka secara geografis Kabupaten Konkep berbatasan dengan Selat Wawonii di sebelah utara dan barat, Laut Banda di sebelah timur, serta Selat Buton di sebelah selatan. (Advetorial)

Laporan : Aan Ahmad

Penulis :
Editor :

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *




LAINNYA
error: Content is protected !!