x

PT OSS Gelar Molulo Bersama, Karyawan Lokal dan Asing Larut Dalam Kebersamaan

waktu baca 2 menit
Kamis, 14 Sep 2023 08:34 0 252 redaksi

Konawe, Britakita.net

Mengenal Budaya Lokal bagi orang asing yang akan menetap atau melakukan aktifitas disebuah wilayah menjadi sebuah kewajiban. Selain memudahkan segala sesuatu dalam setiap aktifitas diwilayah tersebut, juga sebagai bentuk penghargaan untuk para penduduk lokal diwilayah tersebut yang nantinya akan menimbulkan rasa kebersamaan antar sesama Manusia.

Hal tersebut dikemudian dilakukan oleh PT Obsidian Stainless Steel (OSS) sebuah perusahaan pemurnian Nikel yang melakukan aktifitas di Kawasan Industri PT Virtu Dragol Nikel Indistri Park (VDNIP) di Kecamatan Morosi, Kabupaten Konawe.  Dimana Manajemen PT OSS menggelar Molulo bersama pada hari Rabu (13/9/23) di pelataran kantor PT OSS, yang diketahui Molulo merupakan sebuah karya tari yang terinspirasi dari kesenian budaya lokal yang berada di suku Tolaki Sulawesi Tenggara (Sultra) dengan mengambil esensi gerak Moese (sikap tangan) dan Nilulo (sikap kaki) pada tari Lulo sebagai sumber penciptaan karya tari.

Kegitan Molulo bersama seluruh Manajemen PT OSS baik karyawan Lokal hingga Karyawan Asing asal Cina dibenarkan oleh Asisten Manager HRD PT OSS, Maimun yang menjelaskan bahwa kegiatan tersebut adalah ide dari Serikat Buruh PT OSS yang sangat menyukai keberagaman Budaya di Indonesia salah satunya di Sultra tempat perusahaan tersebut beroprasi.

“Jadi kami menggelar Molulo bersama seluruh Kariyawan PT OSS, dimana kita ketahui Lulo merupakan sebuah tarian lokal khas Suku Tolaki, yang merupakan suku asli di Sultra khususnya di Kabupaten Konawe tempat site PT OSS beroprasi,” katanya.

PT OSS Gelar Molulo Bersama, Karyawan Lokal dan Asing Larut Dalam Kebersamaan

Lanjut Maimun Molulo bersama digelar oleh PT OSS untuk memperkenalkan salah satu Budaya Lokal Sultra kepada seluruh Karyawan PT OSS. Mengingat karyawan PT OSS yang berjumlah belasan ribu itu tak hanya berasal dari Sultra saja tapi juga ada karyawan yang berasal dari luar Sultra.

“Terkhusus memperkenalkan kepada para Karyawan Cina dan para pimpinan PT OSS yang juga berasal dari Cina,” kata Maimun.

Dan saat kegiatan Molulo berdama berlangsung ditengah kobaran api unggun seluruh karyawan baik lokal maupun asing sangat menikmati Lulo bersama, bahkan Karyawan Asal Cina sangat antusias melakukan tarian Lulo bersama karyawan lainnya mengikuti irama lagu daerah berbahasa Tolaki meskipun gerakan kaki para Karyawan Asing masih sangat kaku.

“Seluruh karyawan larut dalam kebersamaan saat Molulo, seakan tak ada perbedaan antara satu dengan yang lain. Dan kegiatan ini nantinya akan dilakukan secara rutin kedepan, dan juga pengenaln budaya-budaya lokal lainnya di Sultra akan terus dilakukan oleh pihak Manajemen,” tutupnya.

Penulis : Mar
Editor : Red

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *




LAINNYA
x
x
error: Content is protected !!