27.1 C
Kendari
Rabu, November 30, 2022

Polresta Kendari Periksa Oknum Polisi yang Terlibat Dugaan Korupsi ADD di Konkep

Kendari, Britakita.net

Seorang oknum polisi dari Polsek Waworete dimutasi di Polresta Kendari dan dalam penyelidikan kasus Anggaran Dana Desa (ADD) tahun 2020-2021.

Oknum polisi berpangkat Aipda itu diduga terlibat dalam kasus korupsi dana senilai Rp 500 juta, dari pengerjaan proyek yang menggunakan ADD tersebut.

Saat ini oknum polisi telah dimutasi di Polresta Kendari untuk untuk menjalani pemeriksaan, karena diduga merupakan vendor pengerjaan proyek yang merugikan negara.

“Betul, oknum tersebut sudah dimutasikan ke Polresta Kendari, dalam rangka pemeriksaan lebih lanjut,” ungkapnya, Kapolresta Kendari, Kombes Pol. Muhammad Eka Faturrahman, Kamis, 6 Oktober 2022.

BACA JUGA :  Mantan Bendahara Satpol PP Belum Kembalikan Kerugian Negara

Sebelumnya, Kades Saburano, Kecamatan Wawonii Timur, Kabupaten Konawe Kepulauan (Konkep), Abd. Rasyid, ditahan.

Dihadapan wartawan Kades mengaku ada keterlibatan Oknum Polisi dalam pengerjaan Proyek menggunakan Dana Desa.

Sementara, Kasi Pidsus Kejari Konawe Rekafit Mendi, yang dikonfirmasi mengatakan dari hasil penyidikan ada beberapa item yang terindikasi diantaranya jalan usaha tani yang dikerjakan tahun 2020 dan 2021.

Kemudian pembangunan deker pengadaan lampu jalan dan jambatan. Untuk kerugian negara dari kasus dugaan korupsi tersebut sebesar Rp 400 juta lebih.

BACA JUGA :  IPPMATA Laporkan Dugaan Ilegal Mining PT TNI di Polda Sultra

“Saat ini kami masih menunggu perhitungan teknik dari dinas terkait, yaitu kami minta bantuan dari PU dan Inspektorat Konkep,” bebernya.

Menurut keterangan Kades dan para perangkat desa bahwa beberapa proyek di desa, dikerjakan oleh oknum polisi. Bahkan, dari keterangan para saksi yang diperiksa oleh penyidik kejaksaan juga menyebut oknum polisi tersebut.

“Katanya dia (oknum polisi red) yang mengerjakan proyek tersebut. Dan pekerjaan itu terindikasi ada kekurangan volume pekerjaan atau belum selesai,” pungkasnya.

Laporan: Adh

Berita Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Populer

Berita Terkini

error: Content is protected !!