Breaking News
light_mode
Beranda » Metro » Keluhkan Antrian BBM Pertalite, Ojek Online di Kendari Minta Diperhatikan Pemerintah

Keluhkan Antrian BBM Pertalite, Ojek Online di Kendari Minta Diperhatikan Pemerintah

  • account_circle redaksi
  • calendar_month Rab, 26 Okt 2022
  • visibility 743

Kendari, Britakita.net

Antrian panjang di beberapa SPBU di Kota Kendari kerap terjadi pasca kenaikan harga BBM oleh Pemerintah pada 3 Juli 2022 lalu.

Dampak antrian panjang tersebut dirasakan langsung oleh masyarakat salah satunya pelaku usaha ojek online. Pasalnya, mereka diharuskan mengantri berjam-jam untuk mengisi BBM jenis pertalite sedang waktu untuk mengantar orderan terbatas.

Ketua Asosiasi Ojek Online Kota Kendari, Safarudin mengungkapkan, akibat antrian panjang dirinya kerap merelakan pesanan pelanggan dibatalkan atau merelakan merogok isi dompet.

Menurutnya, lebih banyak untuk mengisi BBM jenis pertamax sedang pemasukan yang diterima tidak sebanding dengan pengeluaran.

“Mau tidak mau, kami yang mau bergerak cepat akhirnya solusinya harus membeli pertamax dengan harga yang tinggi,” kata Safarudin, Selasa, 25 Oktober 2022.

Sementara, lanjut Safarudin, ojek online merupakan bagian dari pelayan masyarakat dan diharapkan menjadi pelayan yang baik.

Sedangkan, kondisi saat ini masalah yang dihadapi pelaku ojek online adalah panjangnya antrian di hampir semua SPBU yang ada di Kota Kendari.

“Dalam pelayanan masyarakat ini kendala-kendala yang dihadapi ulamanya itu mengantri bensin,” pungkas Safarudin.

Hal senada juga diungkapkan oleh salah satu Founder Asosiasi Ojek Online Kota Kendari, Oktavianus Serek.

Menurutnya, panjangnya antrian yang kerap dirasakan oleh pelaku ojek online dalam mengisi BBM jenis pertalite berdampak terhadap pendapatan.

“Berdampak ke pendapatan, karena kadang mau tidak mau harus mengisi BBM jenis pertamax, karena pesanannya pelanggan mesti diantarkan. Bahkan kadang kami harus merelakan isi eceran atau pertamini yang secara harga lebih tinggi di banding BBM jenis pertalite,” kata Oktavianus Serek.

Untuk itu ia berharap, Pemerintah lebih memperhatikan pelaku usaha ojek online minimal diberikan antrian tersendiri ketika mengantri di SPBU atau dibuatkan regulasi yang jelas bagi ojek online karena menurutnya hingga saat ini belum ada payung hukum jelas yang mengatur soal ojek online.

“Dasar hukum ojek online harus diperhatikan juga oleh Pemerintah. Harapannya Pemerintah bisa segera melakukan atau membuat aturan soal ojek online,” pungkas Pria yang akrab disapa Bang Otto.

Sementara itu, salah satu Kepala Pengawas SPBU di Kota Kendari, Viktor mengungkapkan, bahwa kerapnya terjadi antrian panjang di SPBU Kota Kendari akibat adanya pemberlakuan satu jalur pengisian BBM. Yakni, satu jalur bagi pengendara motor dan satu jalur bagi pengendara mobil.

Pemberlakuan satu jalur tersebut, kata Viktor bukan karena kuota namun karena adanya sistem ATG yang terkoneksi dengan program subsidi tepat sasaran.

“Sebenarnya bukan dibatasi. Tapi, sekarang ada pemberlakuan satu jalur untuk pengisian BBM pertalite, yakni satu jalur bagi pengendara motor dan satu jalur bagi pengendara mobil,” kata Viktor saat ditemui di ruang kerjanya di SPBU 74.933.01.

Selain itu, kata Viktor, penyebab lain kerapnya terjadi antrian panjang adalah makin meningkatnya penggunaan kendaraan di Kota Kendari. Sementara, kuota BBM jenis pertalite tidak bertambah dan antrian satu jalur di SPBU diberlakukan.

“Tidak langka, hanya saja Kendari ini kan makin maju makin banyak kendaraan. Namun, kuota yang diberikan ke SPBU tetap atau tidak bertambah. Hal itu juga menjadi salah satu penyebab terjadinya antrian,” kata Viktor.

Selain itu, Humas PT. Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Taufik Kurniawan mengatakan, bahwa saat ini regulasi pengisian BBM jenis pertalite telah dipisahkan yakni subsidi dan non subsidi. Selanjutnya yang subsidi juga dipisah antara yang telah terdaftar dan belum terdaftar.

“Ini kebijakan nasional. Jadi terjadinya antrian bukan soal stok namun sebagai upaya penyaluran subsidi tepat sasaran. Kemarin sudah pendataan dan saat ini akan diperketat agar tidak terjadi antrian panjang ke depannya,” singkat Taufik Kurniawan.

  • Penulis: redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • KM Sarijaya Bocor di Perairan Saponda, 15 ABK Terombang-ambing di Laut Konawe

    KM Sarijaya Bocor di Perairan Saponda, 15 ABK Terombang-ambing di Laut Konawe

    • calendar_month Sel, 5 Jul 2022
    • account_circle Admin Britakita.net
    • visibility 467
    • 0Komentar

    Kendari, Britakita.net Kapal Motor (KM) Sarijaya mengalami kebocoran di Perairan Saponda Laut, Kabupataen Konawe, Selasa, 5 Juli 2022. Kapal nelayan ini diketahui membawa 15 anak buah kapal (ABK). Informasi yang dihimpun, kapal yang mengalami kebocoran akibat pompa alkon yang tidak berfungsi. Sehingga kapal kemasukan air dan mengapung hingga berjam-jam disekitar sebelah Utara Pulau Saponda Laut. Humas Basarnas Kendari, […]

  • Ponpes Al-Ittifaq Bandung Percontohan Nasional Digitalisasi Pertanian

    Ponpes Al-Ittifaq Bandung Percontohan Nasional Digitalisasi Pertanian

    • calendar_month Sel, 22 Mar 2022
    • account_circle
    • visibility 457
    • 0Komentar

    KABUPATEN BANDUNG – Pondok Pesantren Al-Ittifaq di Kecamatan Rancabali, Kabupaten Bandung dijadikan percontohan nasional dalam pengelolaan digitalisasi pertanian. Korporatisasi pertanian digital dalam mendukung rantai ekosistem halal value chain berbasis koperasi pesantren ini diresmikan langsung oleh Wakil Presiden RI Ma’ruf Amin, Selasa (22/3/2022).   “Kita ingin jadikan permodelan ini pilot project bagi seluruh pesantren-pesantren di Indonesia,” […]

  • Soal Cuaca Buruk, UPP Pomala Keluarkan Surat Edaran 

    Soal Cuaca Buruk, UPP Pomala Keluarkan Surat Edaran 

    • calendar_month Sel, 7 Des 2021
    • account_circle redaksi
    • visibility 968
    • 0Komentar

    Kolaka, Britakita.net  Direktorat Jenderal Perhubungan Laut, Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (UUP) Kelas III Pomala, mengeluarkan surat edaran kepada seluruh pengusaha dan nakoda kapal di Kabupaten Kolaka, agar tidak memaksakan keberangakatan kapal selama cuaca buruk berlangsung. Dalam edaran No. UM.006/2/3/UPP.PML-2021, tersebut juga ditekankan agar para pengusaha kapal dan pemilik kapal serta nakoda untuk menunda pelayaran hingga […]

  • Halangi Tugas Wartawan, AJI Kendari dan IJTI Desak BNNP Sultra Minta Maaf Secara Terbuka

    Halangi Tugas Wartawan, AJI Kendari dan IJTI Desak BNNP Sultra Minta Maaf Secara Terbuka

    • calendar_month Sel, 28 Des 2021
    • account_circle redaksi
    • visibility 915
    • 0Komentar

    Kendari, Britakita.net  Tindakan menghalang-halangi pekerjaan wartawan kembali terjadi di kalangan awak media, kali ini diduga dilakukan oleh oknum petugas Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sulawesi Tenggara (Sultra). Dimana Kantor BNNP Sultra mempersulitkan dan membatasi sejumlah wartawan untuk melakukan peliputan press release kinerja BNNP Sultra Tahun 2021 yang digelar di aula Kantor BNNP Sultra. Selasa, 28 […]

  • Sukseskan Jambore Daerah, Kwarcab Konawe Lepas 106 Peserta ke Muna

    Sukseskan Jambore Daerah, Kwarcab Konawe Lepas 106 Peserta ke Muna

    • calendar_month Sab, 18 Jun 2022
    • account_circle Admin Britakita.net
    • visibility 517
    • 0Komentar

    Konawe, Britakita.net Kwartir Cabang (Kwarcab) Kabupaten Konawe siap menyukseskan Jambore Daerah (Jamda) Provinsi Sulawesi Tenggara. Kegiatan tersebut akan berlangsung Bumi Perkemahan Warangga, Kabupaten Muna, tanggal 19 sampai 25 Juni 2022. Komitmen Kwarcab Konawe untuk menyukseskan kegiatan tersebut dapat dilihat dari persiapan yang telah dilakukan. Para peserta telah berkumpul di kediaman Bupati Konawe, Kery Saiful Konggoasa […]

  • Andi Ady Aksar Buktikan Perkataan Ketua Harian DPP, Bahwa Partai Gerindra Miliki Masa Depan Cerah di Sultra

    Andi Ady Aksar Buktikan Perkataan Ketua Harian DPP, Bahwa Partai Gerindra Miliki Masa Depan Cerah di Sultra

    • calendar_month Jum, 1 Mar 2024
    • account_circle redaksi
    • visibility 771
    • 0Komentar

    Kendari, Britakita.net Ketua Harian DPP Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad saat berkunjung di Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) Februari 2023 lalu mengatakan bahwa Partai Gerindra di Sultra akan menjadi Partai yang memiliki masa depan yang cerah dan Partai Gerindra adalah Partai yang akan memimpin di Bumi Anoa. Tentunya hal tersebut disampaikan oleh Sufmi Dasco Ahmad karena […]

expand_less