Kapolsek Bondoala: Masyarakat Harus Bijak Bermedsos

oleh -29 Dilihat
oleh
Kapolsek Bondoala: Masyarakat Harus Bijak Bermedsos

Konawe, Britakita.id

Banyaknya pengguna media sosial (Medsos) yang belum bijak menggunakan media sosial, membuat Kapolsek Bondoala IPDA Satria Madangkara melakukan pertemuan antara unsur pimpinan beberapa kecamatan diwilayah hukumnya. Dengan tujuan untuk menyampaikan kemasyarakat agar tidak menyalagunakan Medsos.

Dalam pertemuan yang dilaksankan di Mapolsek Bondoala, Jumat (19/10/19) di hadiri oleh beberapa Camat yakni Camat Morosi, Camat Bondoala, dan Camat Kapoila, dan sejumlah kepala desa dan parah toko agama dan tokoh adat .

” Akhir-akhir ini banyak pengguna media sosial yang belum bijak menggunakan media sosial pribadinya, sehingga para pengguna media sosial ini hanya menshare apa yang dia liat. Tanpa melihat kebenaran nya dulu apakah hoax  atau tidak,”tutur mantan Kapolsek Puriala itu.

BACA JUGA :  Nunggu Buka Puasa Sambil Judi Sabung Ayam, Lima Warga Konawe Dibekuk Polisi Bersama Ayamnya 

Olehnya itu dalam pertemuan tersebut Kapolsek berharap seluruh Pemerintah Kecamatan, Desa dan para tokoh didaerah tersebut untuk bersama-sama menghimbau kepada masyarakat. Agar bersama-sama cerdas dan bijak menggunakan Medsos, karena gara-gara medsos dapat membuat kegaduhan.

” Dapat info di Medsos langsung disebar tanpa dicari dulu kebenarannya, itu kan bisa membuat masyarakat terprovokasi. Bahkan bila tidak bijak menggunakan medsos masyarakat bisa terkena masalah yaitu terjerat UU ITE,” paparnya.

BACA JUGA :  Kasasi Dikabulkan MA, Kejari Kendari Eksekusi Mantan Kadishub Sultra Hado Hasina ke Lapas

IPDA Satria madangkara juga menambahkan bahwa dirinya sangat berharap agar semua element dan tokoh masyarakat agar  senantiasa menjaga stabilitas dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia .

” Ketika ada persoalan yang dihadapi antara sesama  masyarakat jangan kedepankan emosional atau mengumbar ke media sosial itu bisa memicu perpecahan, kiranya dapat di selesaikan dengan musyawarah terlebih dahulu ” tutupnya.

Laporan: Muhammad Andri
Editor: Ruddi