25.4 C
Kendari
Senin, Desember 5, 2022

Terburu-buru dan Tertekan, Kuasa Hukum Kades di Konkep: Tidak ada Keterlibatan Oknum Polisi

Kendari, Britakita.net

Kepala Desa (Kades) Saburano, Kecamatan Wawonii Timur, Kabupaten Konawe Kepulauan (Konkep), Sultra, mengklarifikasi pengakuannya tentang keterlibatan Oknum Polisi dalam Dugaan Kasus Korupsi Dana Desa (DD) tahun 2020-2021. Dimana pengakuannya usai diperiksa Kejaksaan Negeri (Kejari) Konawe didepan Wartawan (5/10/22) lalu psikologisnya sedang terganggu kerena telah menjadi tahanan Jaksa.

Hal tersebut diungkapkan Kuasa Hukum Kades Saburano, Marsudin, SH saat ditemui media ini Jumat (7/10/22) bahwa Psikologis kliennya saat diwawancara door stop oleh wartawan sedang terganggu. Sehingga jawaban Kades saat itu sudah tidak karuan lagi.

“Saat menjawab pertanyaan wartawan klien saya terburu-buru dan dibawah tekanan. Jadi jawabannya sudah tidak karuan lagi,” katanya.

BACA JUGA :  Mulai Disalurkan Hari Ini, Penyaluran BLT BBM Kota Kendari Tercepat di Indonesia Timur

Lanjut Lowyer itu, untuk keterlibatan Oknum Polisi dalam dugaan Korupsi DD itu tidak ada sama sekali. Hanya saja Kades yang memiliki kedekatan emosional ke pada Oknum Polisi yang dituduhkan itu sehingga Kades meminta tolong ke Oknum Polisi untuk mencarikan alat berat untuk mendukung pekerjaan didesa itu.

“Jadi keterlibatan Polisi tidak ada sama sekali, hanya saja Klien saya meminta bantuan kepada rekannya Polisi untuk mencarikan alat berat untuk pengerjaan proyek Desa yang dinilai bermasalah oleh pihak Kejari Konawe,” katanya.

Marsudin juga menambahkan bahwa tidak ada pihak ketiga atau Vendor dalam pengerjaan Proyek DD yang sedang diselidiki oleh pihak Kejari Konawe. Hal tersebut dipastikan karena tidak adanya kontrak dengan pihak ke tiga dalam proyek yang menggunakan DD tahun 2020-2021 itu.

BACA JUGA :  DLH Sebut Masyarakat Kendari Hasilkan 241 Ton Sampah Perhari

“Tidak ada kontrak, jadi bisa dipastikan tidak Vendor. Dan indikasi Oknum Polisi yang merupakan pihak ketiganya secara tidak langsung terbantahkan,” paparnya.

“ Dan untuk klien kami yang kini menjadi tahanan Jaksa terus kami dampingi sebagaimana tugas kami sebagai Pengacara. Karena menurut pandangan kami ada hal-hal yang harus kami perjuangan untuk kepentingan Klien kami,” tutupnya.

Laporan: Adh

Berita Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Populer

Berita Terkini

error: Content is protected !!