25.6 C
Kendari
Minggu, Desember 4, 2022

Dosen ISTEK ‘Aisyiyah menangkan hibah Penelitian Jepang

Kendari, Britakita.net

Melalui penelitian yang berjudul “New Electrode Design of Graphene modified ZnO/Molecularly Imprinted Polymer as a Selective Detection of Phenolic Micropollutant and Derivatives in Water Environment” , Alumni SMAN 1 Wangi-Wangi Kabupaten Wakatobi, La Ode Agus Salim, M.Si. berhasil memenangkan pendanaan hibah riset dari Jepang. Dimana kegiatan hibah riset ini merupakan kegiatan tahunan yang diselenggarakan oleh Kurita Water and Environment Foundation (KWEF) dalam program Kurita Overseas Research Grant 2022.

Hal tersebut diungkapkan La Ode Agus Salim, M.Si. sebagai Ketua tim Peneliti menjelaskan Pendanaan hibah riset dari Jepang, dirinya dapatkan bersama rekannya Kurnia Sri Yunita, M.Sc. Yang Risetnya tersebut dilatarbelakangi oleh pesatnya pertumbuhan industri kimia yang menjadi penyebab utama terjadinya bioakumulasi mikropolutan di perairan.

BACA JUGA :  Cekcok Soal Harta Gono Gini, Pria di Kendari Amuk Mantan Istri Hingga Masuk Rumah Sakit

“Sehingga Saya dan tim mencoba membuat desain elektroda baru Graphene termodifikasi ZnO/Molecularly Imprited Polymer (Gr-ZnOs@MIP) sebagai sensor yang dapat mendeteksi polutan berbahaya secara simultan di perairan,” katanya.

Hibah riset tersebut juga pernah memenangkan oleh Alumni Universitas Halu Oleo (UHO) itu seperti hibah riset Penelitian Dosen Pemula-Pendanaan Kemenristek (2019), PTM-Pendanaan Kemenristek (2019) yang dilaksanakan di IMEN-Universiti Kebangsaan Malaysia, dan juga menjadi asisten riset pada program hibah Riset Keilmuan (2021), World Class Research (2019-2021) dan World Class Professor (2021 dan 2022).

BACA JUGA :  Diduga Motif Balas Dendam, Dua Sekolah di Kendari Terlibat Tawuran

“Allhamdulillah sudah beberapa riset telah kami lakukan sebelumnya dan dari pengalaman itu kami terus melakukan riset-riset lainnya, dan berhasil memenangkan pendanaan riset di luar Negeri,” kata. Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM)-ISTEK ‘Aisyiyah Kendari.

Untuk diketahui Agus mengikuti Tujuh kali sebagai pembicara pada Seminar Internasional, menulis Dua buku ber-ISBN dan mencatatkan Lima Hak Cipta. Atas capaian-capaian tersebut, membuat ia diamanahkan sebagai editor jurnal dalam bidang sains bertaraf Nasional (SINTA), Reviewer tetap pada belasan jurnal dan reviewer jurnal bertaraf internasional (Scopus dan Web of Science).

Laporan: Komar

Berita Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Populer

Berita Terkini

error: Content is protected !!