25.6 C
Kendari
Minggu, Desember 4, 2022

Tergiur Untung Besar Jualan Barang Haram, Warga Konsel Ini Malah Terancam 20 Tahun Penjara

Kendari, Britakita.net 

Niat untung malah buntung, begitulah kiranya gambaran yang pas untuk menceritakan nasib AN (31), warga Kelurahan Konda, Kecamatan Konda, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel).

Pasalnya, AN yang kepincut untung besar rupanya seakan tidak menyadari bahaya berjualan barang haram, hanya demi untuk mendapatkan uang.

AN pun kena batunya setelah dibekuk Sat Resnarkoba Kepolisian Resor Kota (Polresta) Kendari pada Sabtu, 7 Mei 2022 lalu sekitar pukul 23.00 Wita.

Dari tangan pekerja swasta yang tinggal di Jalan Mayjend Katamso, Kelurahan Konda ini, polisi mengamankan 12 paket plastik bening seberat bruto 4,99 gram yang diduga sabu siap edar.

Kasat Narkoba Polresta Kendari, AKP Hamka mengatakan, penangkapan AN dilakukan berdasarkan laporan dari masyarakat, yang ditindaklanjuti dengan lidik.

Hasilnya, polisi berhasil menangkap AN dari tempat kejadian perkara (TKP) yang dilaporkan, saat hendak bertransaksi narkoba.

BACA JUGA :  Drama Gagal Karyawan PT OSS, Pura-pura Dirampok, Lukai Diri Sendiri dan Kini Terancam Tujuh Tahun Bui

“Lalu anggota lidik Sat Resnarkoba Polresta Kendari menuju ke tempat yang dimaksud dan sekira pukul 23.00 WITA anggota kami menemukan seorang lelaki (AN) mencurigakan berada disamping rumah yang berada di TKP,” ungkap AKP Hamka, Jum’at, 13 Mei 2022.

Saat dilakuka introgasi AN mengaku memiliki narkoba jenis sabu, kemudian anggota lidik Sat Resnarkoba Polresta Kendari langsung melakukan penggeledahan.

Sehingga ditemukan barang bukti diteras rumah tersebut berupa 2 paket plastik bening yang diduga berisikan sabu.

“Dari hasil penggeledahan polisi juga menemukan 1 buah potongan pipet warna merah yang didalamnya diduga berisikan 1 paket shabu yang berada diatas gardu listrik depan rumah tersebut,” katanya.

Bukan hanya itu, kata Hamka, tim lidik juga menemukan beberapa barang bukti ditempat lain, yang sengaja dipisah oleh pelaku untuk mengelabui petugas.

BACA JUGA :  Polisi Tangkap Pelaku Penganiayaan Berujung Kematian di Konsel

“Setelah itu tersangka dan barang bukti yang ditemukan dibawa ke Mako Polresta Kendari guna proses lebih lanjut,” ungkap Hamka.

Tersangka mengaku telah 2 kali diarahkan mengambil paket sabu oleh lelaki berinisial RM dengan cara ditempelkan di sekitar Gerbang Lorong bahagia Kec Wua-wua Kota Kendari

“Tersangka mengaku keuntungan yang didapatkan dalam mengedarkan sabu adalah Rp 100 ribu pergramnya,” pungkasnya.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya pelaku dikenakan pasal 114 ayat (1) subs pasal 112 ayat (1) UU RI Nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan pidana paling singkat 5 tahun dan paling lama 20 tahun penjara.

Laporan : Adh / Editor: Up

Berita Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Populer

Berita Terkini

error: Content is protected !!