25.6 C
Kendari
Minggu, Desember 4, 2022

Ratusan Mahasiswa di Kendari Tolak Kenaikan Harga BBM

Kendari, Britakita.net

Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas  Muhamadiayah Kendari (UMK), Ikatan Mahasiswa Muhamadiayah (IMM) Kendari berdemonstrasi menolak kenaikan Harga Bahan Bakar Minyak (BBM).

Demonstrasi sejumlah elemen organisasi mahasiswa tersebut dipusatkan di Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), Senin 5 September 2022.

Ketua BEM UMK Karno mengatakan, aksi yang digelar hari ini adalah bentuk penolkaan atas kebijakan pemerintah yang menaikan harga BBM.

“Aksi yang kita bangun hari ini adalah menolak dengan tegas kebijakan pemerintah yang menaikan harga BBM,” ucapnya saat menyampaikan orasi.

BACA JUGA :  Stabilkan Harga, BI Bersama Pemprov Sultra Gelar Pasar Murah dan Luncurkan Gerakan Tabe'DI

Menurutnya, kebijakan menaikan harga BBM adalah masalah baru yang akan berdampak pada berbagai lini kehidupan masyarakat diantaranya harga sembako dan beberapa jenis kebutuhan lainnya.

Untuk itu, dirinya meminta, DPRD Provinsi Sultra sebagai penyambung lidah masyarakat agar memperjuangkan keinginan rakyat khususnya masyarakat Sultra. “Saya harap tuntutan kita hari ini disambut baik olah DPRD (Provinsi),” tegas Karno.

Ditempat yang sama, Wakil Ketua DPR Provinsi Sultra H. Jumarding, SE mengapresiasi tuntutan mahasiswa serta bakal mengawal tuntutan mahasiswa sampai ke DPR RI.

BACA JUGA :  Gagal Tembus Barikade Polisi, Mahasiswa Aksi 11 April Robohkan Pagar Proyek Kantor Walikota Kendari

“Kami DPRD Provinsi Sultra menolak atas naikan harga BBM dan meminta segera diturunkan harga BBM secepatnya,” ucapnya.

Menurutnya, kebijakan yang dikeluarkan pemerintah dalam hal kenaikan harga BBM adalah kebijakan yang tidak berpihak pada masyarakat.

“Kami menolak atas naiknya BBM karna kebijakan pemerintah hari ini, adalah kebijakan yang tidak berpihak pada masyarakat. Karna kebijakan ini akan mempengaruhi isi perut masyarakat Sultra,” terangnya.

Laporan : Rizal Saputra

Berita Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Populer

Berita Terkini

error: Content is protected !!