25.5 C
Kendari
Minggu, Desember 4, 2022

Pencari Kerja di Kabupaten Konawe Menurun

Konawe, Britakita.net

Ditahun 2021, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Pemkab Konawe mencatat ada 768 Pencari kerja. Dimana itu sesuai dengan Kartu Kuning atau AK1 yang dikeluarkan oleh Disnakertrans, dimana angka tersebut menurun dari tahun 2020 yang mencapai 1.308 orang.

Hal tersebut diungkapkan, Kepala Dinas (Kadis) Disnakertrans, Joni Pisi menjelaskan angka pencari kerja di Konawe menurun dari tahun 2020 ke 2021. Itu sesuai dengan jumlah AK1 yang dikeluarkan oleh Disnakertrans kepada masyarakat pencari kerja.

“Ditahun 2020 ada 1.308 dan ditahun 2021 ada 768. Jadi totalnya didua tahun itu ada 2.076 pencari kerja,” ujarnya.

BACA JUGA :  Trauma dan Resah Sering Terjadi Kericuhan Disekitar PT VDNI, Ibu-ibu Melapor di Polisi

Dari jumlah tersebut, di tahun 2021 ada penghapusan jumlah pencari kerja sebanyak 1.154. Dimana penghapusan itu dilakukan karena para pencari kerja itu sudah mendapatkan pekerjaan, dan itu sesuai laporan sipencari kerja tersebut.

“Jadi ditahun 2021 yang masih mencari kerja itu sebanyak 922. Untuk penghapusan data pencari kerja itu karena yang pencari kerja itu telah mendapatkam pekerjaan, dan itu terkonfirmasi langsung dari para pencari kerja yang mengurus AK1 sebelumnya,” katanya.

Joni Pisi juga menambahkan bahwa pihaknya tidak bisa memastikan mereka yang mengurus Kartu Kuning telah mendapatkan kerja atau tidak, kecuali yang bersangkutan melaporkan langsung bahwa dirinya telah mendapatkan pekerjaan. Dan memang seharusnya para pencari kerja yang sebelumnya mengurus AK1 diwajibkan memberikam informasi bahwa dirinya telah mendapatkan pekerjaan agar dihapus sebagai pencari kerja.

BACA JUGA :  Pemda Konawe Bersama Pemerhati Budaya Bakal Revitalisasi Cagar Budaya Secara Swadaya

” Kendalanya itu jarang yang mau melapor, bahkan 50 persen itu tidak melapor bahwa mereka sudah dapat pekerjaan, jadi kalau ada 1000 sukur-sukur kalau ada yang melapor 500 orang. Padahal sistem pelaporannya sangat mudah tinggal Telpon atau SMS saja ke nomor kontak yang sudah kami sediakan, dan harapan kami para pekerja harus melaporkan dirinya,” tutupnya.

Laporan: Komar

Editor: Upi

Berita Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Populer

Berita Terkini

error: Content is protected !!