23.8 C
Kendari
Sabtu, Desember 3, 2022

Pemkab Konawe Hibahkan Dana Untuk Pembangunan Rumah Ibadah Lintas Agama

Konawe, Britakita.net

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Konawe terus memberikan dukungan terhadap keberadaan rumah ibadah dan organisasi keagamaan di wilayahnya. Kali ini dukungan diberikan berupa bantuan hibah kepada 47 rumah ibadah dan 8 ormas lintas agama.

Kepala Bagian (Kabag) Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Daerah (Setda) Konawe, Marjuni Ma’mir mengatakan, bantuan hibah tersebut merupakan implementasi visi misi Bupati Konawe Kery Saiful Konggoasa (KSK) lewat program fasilitasi pengelolaan bina mental spiritual.

Menurutnya, selama ini dana hibah tersebut melekat di BPKAD. Namun, sejak 2021, anggarannya dialihkan ke Bagian Kesra.

Pada tahun ini lanjut Marjuni, pemberian hibah program fasilitasi bina mental spiritual menyasar tiga kelompok agama, yakni Islam, Kristen, dan Hindu. Setidaknya kata dia, ada 47 rumah ibadah dan Kendati tak merinci secara detail, ia menyebut 8 organisasi yang masing-masing mewakili tiga kelompok agama.

BACA JUGA :  DLH Konawe Minta Pengadaan Armada Baru

Marjuni menerangkan, untuk bantuan hibah ke rumah ibadah akan dipakai untuk memperbaiki fisik bangunan yang masuk kurang layak, baik itu masjid, gereja maupun pura. Besaran bantuannya pun bervariasi, tergantung kebutuhan yang diusulkan pengurus rumah ibadah.

“Syaratnya itu, ada struktur organisasi, pengesahan dari pemerintah setempat, baik desa ataupun lurah, serta menunjukan gambar rumah ibadah yang akan dibantu,” jelasnya.

Sedangkan untuk hibah lembaga keagamaan lanjut Marjuni, tujuan hibah adalah untuk mengakomodasi penyelenggaraan kegiatan religi.

BACA JUGA :  Pembayaran TPP ASN Konawe Bakal Dinilai dari Disiplin dan Kinerja

Misalnya, Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) maupun Lembaga Seni dan Qasidah Indonesia (Lasqi) untuk umat muslim. Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) untuk pemeluk Kristiani, serta Utsawa Dharmagita (UDG) untuk umat Hindu.

“Pada bulan April 2022, kita sudah salurkan hibah kepada 8 organisasi keagamaan sekira Rp 830 juta. Secara keseluruhan, totalnya mencapai Rp 3,105 Miliar. Yang sisanya ini, masih dalam tahap proses dan kita akan salurkan tahun ini juga,” terangnya.

Marjuni menambahkan, pihaknya terus mengupayakan agar bantuan hibah pembangunan rumah ibadah lebih banyak menyasar ke daerah pelosok. Misalnya, ke Latoma, Kapoiala dan wilayah lainnya.

Laporan: Mar

Berita Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Populer

Berita Terkini

error: Content is protected !!