25.6 C
Kendari
Minggu, Desember 4, 2022

Pelaku Pengrusakan Apotik di Puwatu Ditangkap Polisi, Dua Rekannya Masih Buron

Kendari, Britakita.net 

Arman (36) nampaknya harus menerima kenyataan pahit karena terancam bakal merayakan puasa hingga lebaran tahun ini di dalam penjara.

Namun hal itu harus diterima pria yang sehari-hari bekerja sebagai penjual daging ini atas tindakan kriminal yang dilakukannya bersama dua rekan lainnya.

Dimana Ia saat ini menjadi salah satu tersangka pengrusakan di Apotik Puuwatu Farma Jalan Pattimura, Kelurahan Puuwatu, Kecamatan Puuwatu, Kota Kendari.

Namun, dari ketiga pelaku hanya Arman yang berhasil diringkus Satuan Reserse Kriminal Polresta Kendari, pada Sabtu malam, 26 Maret 2022.

Sedangkan dua rekannya yakni Apung dan Farhan melarikan diri dan dinyatakan buron. Saat ini keduanya masih dalam pengejaran aparat kepolisian.

Kabag Ops Polresta Kendari Kompol Jupen Simanjuntak menjelaskan peristiwa perusakan itu bermula dari ketiga pelaku yang pesta miras bersama.

BACA JUGA :  Polda Sultra Periksa 43 Saksi Pasca Bentrok Dua Kelompok Masyarakat, 8 Orang Ditetapkan Jadi Tersangka 

Saat itu, tersangka Arman bersama Apung dan Farhan berpesta minuman keras jenis Topi Bintang di rumah Apung.

“Sebanyak 4 botol, setelah minuman keras tersebut habis sekitar jam 21.30 Wita,” ungkap Kompol Jupen, Selasa, 29 Maret 2022.

Usai pesta miras, Farhan lalu meminjam motor milik Arman untuk pergi ke rental PS yang berdekatan dengan Apotik Puuwatu Farma.

“Berselang beberapa menit kemudian tiba-tiba Farhan kembali ke rumahnya Apung dan memberitahukan rekan-rekan ini, bahwa dirinya habis dipukul keluarga pemilik Apotik Puuwatu Farma,” terang Kompol Jupen.

Mendapat laporan tersebut, kemudian Arman, Apung dan Farhan mendatangi Apotek Puuwatu Farma dengan membawa senjata tajam jenis parang.

Ketiganya langsung melakukan penyerangan serta pengrusakan sejumlah kaca jendela Apotek Puuwatu Farma dengan menggunakan parang.

Selain merusak apotek, ketiga pelaku juga merusak motor yang ada di tempat tersebut dan mengancam pemilik apotek dengan menodongkan busur.

BACA JUGA :  Polda Sultra Temukan Sekilo Narkoba di Rumah Kosong di Kota Kendari

Setelah melakukan pengrusakan dan penyerangan para ketiga pelaku langsung kabur meninggalkan apotek yang sudah porak poranda.

Aksi brutal tiga pria mabuk ini sempat terekam kamera CCTV dan tersebar luas di berbagai lini media sosial setelah diunggah salah satu pengguna.

Setelah ditangkap, saat ini salah Arman ditahan di sel tahanan Polres Kendari untuk penyidikan lebih lanjut, sembari menunggu dua rekannya ditangkap.

Atas perbuatannya, tersangka Arman terancam akan dijerat Pasal 170 Ayat (1) KUHPidana dan atau Pasal 406 KUHPidana.

“Tindak pidana kekerasan secara bersama-sama terhadap barang dan atau pengrusakan dengan ancaman kurungan penjara maksimal 5 tahun 6 bulan,” pungkas Kompol Jupen.

Laporan: Adh / Editor: Up

Berita Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Populer

Berita Terkini

error: Content is protected !!