25.6 C
Kendari
Minggu, Desember 4, 2022

Oknum di DPMD Wakatobi Disebut Titip Program Bernilai Belasan Juta di Anggaran Desa, Ada Ancaman Jika Menolak

Wakatobi, Britakita.net

Kendati pencairan tahap satu Alokasi Dana Desa (ADD) telah selesai, namun intervensi terkait program di desa di Kabupaten Wakatobi diduga masih juga terjadi.

Hal itu sebagaimana yang diungkapkan salah satu Sekretaris desa di Wakatobi.

Sekretaris desa yang tidak mau disebutkan namanya ini mengungkapkan, pihak desa mendapatkan tekanan dari oknum di Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Wakatobi agar memporsikan anggaran senilai Rp 15 juta untuk publikasi dan dokumentasi.

“Anggaran tersebut, Katanya untuk publikasi dan dokumentasi. Jadi setiap kali ada kegiatan di desa, kami diminta untuk kirim gambar dan dokementasi,”ungkapnya saat di temui di Wangi-wangi, Sabtu (21/05/2022).

Meskipun program titipan itu belum diakomodir pada APBDES induk. Sekdes tersebut menduga program titipan itu akan didesak pada APBDES perubahan.

BACA JUGA :  Pemdes Tombawatu Serahkan BLT Salur Satu

“Ini sudah ribut di grub WhatsApp. Banyak dari kami yang protes terkait program titipan itu karena anggaran di desa terbatas,”ucapnya.

Program titipan ini lanjutnya, sebelumnya juga pernah dididesak untuk dilaksanakan pada APBDES induk. Hanya saja, dalam musyawarah desa banyak yang menolak program tersebut.

“Kan sudah ada porsinya masing-masing. 8 (delapan) persen untuk penanggulangan bencana, 20 persen ketahanan pangan, 40 persen BLT dana desa, sisanya diporsikan untuk honor intensif dan pembangunan jadi memang tidak ada porsi untuk itu,”jelasnya.

Terkait program titipan itu ia juga sudah berkonsultasi dengan tenaga ahli Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Wakatobi. Dari hasil konsultasinya program tersebut tidak diperbolehkan.

BACA JUGA :  Enam Jam Pencarian, Nelayan Wakatobi Berhasil Ditemukan Selamat

Selain itu ungkapnya, pihak desa juga sering diwanti-wanti apabila tidak mengakomodir program itu maka pencairan ADD akan dipersulit.

“Yang sampaikan itu oknum dari Pemdes, jadi kami khawatirnya kalau tidak tidak diakomodir di APBDES perubahan, pencairan dana desa akan di hambat,”tuturnya.

Sementara itu PJ Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Wakatobi, Sumitro menepis kabar tersebut, Ia mengatakan tidak ada program titipan dari dinas Pemdes.

“Tidak ada yang titip program, tanya di semua desa. Makanya saya bilang baca Permendes nomor 7 supaya paham. Apapun yang tertuang disitu harus merujuk kesitu,”tepisnya saat di temui di ruang kerjanya, Senin (23/05/2022).

Laporan ; Samidin / Editor: Kang Up

Berita Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Populer

Berita Terkini

error: Content is protected !!