28.3 C
Kendari
Rabu, November 30, 2022

Lantik Pejabat Administrator dan Pengawas, Bupati Konkep : Jangan Ada Pejabat Yang Mati Kiri dan Kanan

Konkep, Britakita.net

Bupati Konawe Kepulauan (Konkep) Amrullah melantik tiga pejabat administrator dan pengawas lingkup Pemda Konkep, Selasa, 12 Juli 2022 di gedung Aula kantor BKD Konkep.

Mereka yang dilantik yakni Bisman Abdullah, SKM., M. AP sebagai Sekretaris Dinas Kesehatan, Asnur Jaya, S. Gz sebagai Kepala Bidang Kesehatan masyarakat, dan Laode Muhammad Dzuhri Abdullah sebagai Kepala Sub bidang program informasi dan hubungan masyarakat.

Bupati Konkep, Amrullah yang diwakili Asissten III Administrasi dan Keuangan Setda Konkep, Mahmud, Sp.,M.Pw dalam amanatnya menjelaskan, jabatan itu adalah amanah.

“Bapak bupati menyampaikan beberapa pesan, kesan dan harapan yang berkaitan dengan pelantikan hari ini. Yang pertama patut di sadari bahwa jabatan itu adalah amanah. Amanah itu akan di mintai pertanggungjawaban,” kata Mahmud.

BACA JUGA :  Ibu di Konkep Harus Berjuang Sebrangi Lautan Untuk Melahirkan 

Untuk itu, pejabat yang dilantik diminta agar menjaga profesionalisme kerja, di era kita adalah era true poin off atau era berbasis wab, tidak ada lagi pengelolaan sistem baik pengelolaan keuangan kita.

“Pemerintah dan semua berbasis aplikasi, tidak ada lagi pejabat yang tidak tau,” kata Mahmud.

Lanjut Mahmud, sering kita dengar pak Bupati mengatakan jangan sampai ada pejabat yang gagal teknologi, ibaratnya mati kiri dan mati kanan.

“Mati kiri karena tidak bisa mengoprasikan hpnya yang berbasis Android, kemudian mati kanan tidak bisa mengoprasikan komputer. Jadi kalau bapak ibu tidak bisa mengoprasikan keduanya maka itulah yang di sebut mati kiri dan mati kanan dan pak Bupati tidak mengharap terjadi seperti itu karena visi misi beliau dalam Wawonii bangkit itu jelas bagimana kita berupaya kita bisa berlari,” sambungnya.

BACA JUGA :  Cita-cita Besar Dokter Asal Jakarta di 'Pulau Kelapa' Wawonii

Mantan Kepala Bagian (Kabag Umum) menyampaikan tentu punya kopentensi yang baik, salah satunya adalah kemampuan Aiti.

Sekarang kita tau berbasis wab semua urusan apalagi di Keuangan daerah tidak ada lagi urusan. Tidak ada lagi pengurusan pengelolaan di Keuangan daerah di SIPD atau di SIMDA yang berbasis treking.

“Saya berharap kepada pejabat yang dilantik, agar pesan kesan ini menjadi tanggung jawab yang harus di laksanakan dengan sebaik-baikknya,” pukasnya.

Laporan : Aan Ahmad

Berita Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Populer

Berita Terkini

error: Content is protected !!