26.1 C
Kendari
Senin, Desember 5, 2022

Iris Wajah Istrinya Dengan Sebilah Badik, Seorang Suami di Konkep Dipastikan Bakal Berlebaran di Penjara

Konkep, Britakita.net

Asbat Idris (40) warga Kelurahan Langara Laut Kecamatan Wawonii Barat, Kabupaten Konawe  Kepulangan (Konkep) dipastikan bakal berlebaran idul fitri di dalam penjara.

Kesempatan bagi Asbat untuk merayakan lebaran dengan berkunjung ke sanak saudara kini pupus akibat dirinya melakukan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT).

Dimana diketahui, Asbat tega mengiris wajah istrinya, Rini Astika (39), dengan pisau dapur hingga bersimpah darah dan harus dirawat intensif di rumah sakit.

Aksi tak terpuji itu dilakukan Asbat pada Sabtu, 30 April 2022, sekitar pukul 23 : 15 WITA. Istrinya sendiri selamat dari kekejaman suaminya itu setelah ditolong tetangganya.

Kapolsek Wawonii Iptu Kamaruddin mengungkapkan, Akibat luka yang dideritanya korban di rujuk di RSUD Kota Kendari untuk mendapatkan perawatan medis.

BACA JUGA :  Diserang OTK, Wanita di Kendari Kena Busur 

“Kami mendapatkan laporan penganiayaan atau KDRT yang beralamat di Kelurahan Langara Laut Kecamatan Wawonii Barat,” jelas IPTU Kamaruddin dalam keterangannya.

Dijelaskannya, kejadian penganiayaan tersebut terjadi berawal saat tersangka dan korban sedang bertengkar di kediamannya di Kelurahan Langara Laut.

Diduga kalap dan gelap mata, tersangka mengambil pisau dan menusuk korban pada bagian wajah atau muka sehingga mengeluarkan banyak darah.

Selanjutnya korban langsung berlari keluar rumah sambil berteriak, sehingga warga sekitar berkumpul.

“Atas kejadian tersebut korban mengalami luka sobek pada bagian wajah sebelah kanan dan luka sobek pada bagian jari tangan sebelah kiri,” ungkap IPTU Kamaruddin.

Atas tindakannya tersebut, Pelaku dijerat pasal 1 UU Nomor 23 tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan dalam Rumah Tangga.

BACA JUGA :  Motor Gagal Diambil, Korban Begal di Kendari Dibacok

“Sebagaimana dimaksud dalam Pasal 5 huruf a dipidana dengan pidana penjara paling lama 5 tahun atau denda paling banyak Rp. 15.000.000,00,” pungkas IPTU Kamaruddin.

Sementara itu, Juwita (44) tetangga korban mengungkapkan jika dirinya awalnya mendengar tersangka dan korban bertengkar.

Namun tidak lama kemudian korban berlari dari dalam rumah dengan kondisi bersimbah darah pada bagian muka dan badan sambil berteriak dan menangis.

“Tiba-tiba itu Rini (Korban) dia lari dari dalam rumah sambil teriak dengan menangis, baru saya lihat banyak sekali darah dimukanya. Saya kaget betul itu tadi malam,” kata saksi Ibu Juwita.

Untuk di ketahui, saat ini tersangka sementara diaman di Poslek Wawonii dan korban saat ini masih dalam keadaan sadar.

Laporan : Aan Ahmad

Berita Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Populer

Berita Terkini

error: Content is protected !!