23.7 C
Kendari
Rabu, November 30, 2022

Dalami Dugaan Sajikan Tarian Erotis, Minggu Dinas Pariwisata Akan Sambangi Manajemen Hotel Claro Kendari

Kendari, Britakita.net 

Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Kendari minggu ini bakal sambangi Manajemen Hotel Claro Kendari untuk meninjau D’Liquid Claro terkait penyajikan Tarian Erotis di tempat hiburan malam (THM) tersebut.

Hal tersebut diungkapkan Kepala Bidang (Kabid) Destinasi dan Industri Pariwisata Kota Kendari La Ode Marfin, dimana dirinya bersama beberapa stafnya akan meninjau dugaan tindakan tak senonoh yang dipertontonkan di THM Claro Kendari.

“Terkait dengan itu, kami rencanakan Hari Senin atau hari Selasa baru kami turun ke lapangan (Hotel Claro red ),” kata Kabid Pekan Lalu.

BACA JUGA :  DPRD Kendari Desak Pemkot Tegur D'Liquid Claro, Minta Sajian Tarian Erotis Dihentikan 

Kata, La Ode Marfin dalam Peraturan Mentri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia (Permenpar) No. 4 Tahun 2021, layanan seperti penari memang di atur, hanya saja tidak dijelaskan secara rinci tarian seperti apa yang dibolehkan.

“Jadi begini, mencermati Pemenpar No. 4 Tahun 2021, kebetulan item jenis atraksi yang dimungkinkan untuk di diskotikan salah satunya yaitu penari. Hanya kan peneri seperti apa tidak dijelaskan secera rinci disitu. Tapi tidak dibenarkan juga kalau ada tindak tak senonoh disitu, apalagi Kendari punya motto Kota Bertakwa,” bebernya.

BACA JUGA :  Keluhkan Antrian BBM Pertalite, Ojek Online di Kendari Minta Diperhatikan Pemerintah

Lanjut, kata La Ode Marfin tujuan dari peninjauan yang akan pihaknya lakukan adalah untuk memastikan pemahaman pelaku usaha terkait pelayanan yang disediakan tersebut.

“Untuk peninjauan awal ini Dinas Pariwisata saja tidak melibatkan Dinas lain, karena sifatnya masih klarifikasi, tapi bila terbukti akan ada proses selanjutnya dengan melibatkan Dinas Terkait,” tutupnya.

Laporan : Rizal Saputra

Berita Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Populer

Berita Terkini

error: Content is protected !!